Berita

Jumpa pers bersama MUI, BKSAP DPR RI, serta sejumlah lembaga filantrofi Indonesia, mengumumkan gelaran Konferensi Asia Pasifik untuk Palestina, yang digelar di Kantor MUI, Jalan Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 30 Oktober 2025. (Foto: RMOL: Ahmad Satryo)

Politik

MUI Dorong Negara Asia Pasifik Perkuat Langkah Kemerdekaan Palestina

KAMIS, 30 OKTOBER 2025 | 19:58 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengajak negara-negara di kawasan Asia-Pasifik untuk memperkuat langkah mendukung kemerdekaan Palestina dari penjajahan Zionis Israel.

Hal tersebut disampaikan Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional (HLNKI), Prof. Sudarnoto Abdul Hakim dalam jumpa pers di Kantor MUI, Jalan Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 30 Oktober 2025.

Ia menjelaskan, MUI bersama Badan Kerja Sama Antar Parlemen Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (BKSAP DPR RI) akan menyuarakan kemerdekaan Palestina dalam Konferensi Asia Pasifik untuk Palestina (Asia Pacific Conference for Palestine).


"Dalam konteks geopolitik global, isu Palestina bukan semata-mata konflik regional, melainkan global dan menyangkut prinsip universal tentang hak asasi manusia, keadilan, dan ketaatan pada hukum internasional," ujar Prof. Sudarnoto.

Menurutnya, arus kuat agar Palestina merdeka muncul dari kekuatan masyarakat sipil di seluruh dunia dan secara tidak langsung menunjukkan perkembangan yang memberikan harapan agar penjajahan Zionis Israel harus dihapuskan.

"Itu terlihat pada meningkatnya jumlah negara yang memberikan pengakuan terhadap Negara Palestina, termasuk Inggris dan Prancis, dua negara Anggota Tetap Dewan Keamanan PBB," tuturnya.

Selain itu, ia juga mendapati perkembangan dunia yang menginginkan Palestina merdeka tampak pada pendekatan solusi damai dua negara tersebut, utamanya ketika Prancis dan Saudi Arabia berhasil menyelenggarakan Konferensi Internasional New York, yang diadakan mulai Juli hingga September 2025 dan didukung oleh 19 negara termasuk Indonesia.

"Ini yang menghasilkan New York Declaration on the Peaceful Settlement of the Question of Palestine and the Implementation of the Two-State Solution, dan dengan dukungan 142 negara yang telah mengakui Negara Palestina diadopsi sebagai Resolusi Sidang Majelis Umum PBB," urai Prof. Sudarnoto.
 
"Negara-negara di kawasan Asia Pasifik memiliki posisi strategis dalam menghadapi persoalan ini, sebab mayoritas mendukung kemerdekaan Palestina, memiliki basis masyarakat sipil yang kuat, serta berpotensi membangun tekanan diplomatik kolektif terhadap Israel dan sekutu-sekutunya," pungkasnya.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya