Berita

Presiden AS, Donald Trump (Foto: Reuters)

Dunia

Trump Perintahkan AS Mulai Uji Coba Senjata Nuklir Lagi

KAMIS, 30 OKTOBER 2025 | 15:59 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memerintahkan Departemen Perang untuk memulai kembali uji coba senjata nuklir, dengan alasan agar AS sejajar dengan program pengujian yang dilakukan Rusia dan Tiongkok. 

Perintah ini diumumkan hanya beberapa menit sebelum Trump membuka pertemuan penting dengan Presiden China Xi Jinping pada Kamis, 30 Oktober 2025. 

“Karena program uji coba negara-negara lain, saya telah menginstruksikan Departemen Perang untuk mulai menguji senjata nuklir kita dalam tingkat yang setara,” kata Trump dalam unggahan di media sosialnya, seperti dimuat Associated Press. 


Trump menambahkan bahwa AS memiliki lebih banyak senjata nuklir dibanding negara mana pun. Ia juga memuji kebijakannya yang disebut berhasil melakukan pembaruan dan renovasi total terhadap senjata yang sudah ada. 

“Rusia berada di posisi kedua, dan China di posisi ketiga, tetapi mereka akan menyamai kita dalam lima tahun,” ujarnya.

Langkah Trump diumumkan sehari setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan keberhasilan uji coba torpedo bawah laut bertenaga nuklir bernama Poseidon, yang diklaim tak bisa dicegat oleh sistem pertahanan mana pun. 

“Torpedo ini bisa menyelam dalam, bergerak lebih cepat dari kapal selam konvensional, dan mencapai benua mana pun di dunia,” ujar Putin dalam siaran televisi Rusia.

Trump sebelumnya sempat mengkritik Putin atas serangkaian uji coba rudal Rusia dan menyarankan agar Moskow mengakhiri perang di Ukraina daripada menguji senjata baru. 

Hubungan keduanya juga merenggang setelah pertemuan yang direncanakan di Budapest pekan lalu dibatalkan.

Amerika Serikat terakhir kali melakukan uji coba nuklir pada September 1992 di Nevada. Setelah itu, Presiden George H.W. Bush memberlakukan moratorium uji coba, yang kemudian diteruskan oleh semua presiden setelahnya. 

Sejak itu, AS hanya mengandalkan simulasi komputer dan eksperimen non-nuklir untuk menjaga kesiapan arsenalnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya