Berita

Representative Image (Foto: Instagram @kemnaker)

Bisnis

Batch Kedua Program Magang Nasional Sasar 80 Ribu Fresh Graduate

KAMIS, 30 OKTOBER 2025 | 11:06 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah kembali membuma batch kedua Program Magang Nasional dengan gaji Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) untuk fresh graduate.

Usai pelaksanaan batch pertama yang melibatkan 20.000 peserta sejak 13 Oktober 2025, batch kedua dilanjutkan dengan sasaran sekitar 80.000 lulusan baru dari seluruh Indonesia yang akan ditempatkan di berbagai sektor industri prioritas.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menjelaskan, pihaknya berupaya memperluas jangkauan magang agar tidak hanya berfokus pada sektor swasta dan BUMN, tetapi juga mencakup instansi pemerintahan di berbagai level.


“Di batch dua ini, Kemnaker mendorong perluasan akses magang tidak hanya perusahaan swasta dan BUMN tetapi juga kantor Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah. Untuk diketahui bahwa keterlibatan perusahaan mencerminkan komitmen perusahaan terhadap pembangunan sosial dan ekonomi bangsa,” ujar Yassierli dalam keterangan tertulis, Kamis, 30 Oktober 2025. 

Selama enam bulan masa pemagangan, peserta akan memperoleh uang saku setara UMK yang disalurkan melalui Bank Himbara. 

Selain itu, seluruh peserta mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran yang sepenuhnya ditanggung pemerintah.

Program Magang Nasional menjadi salah satu dari delapan paket stimulus ekonomi yang dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo pada kuartal IV 2025. Tujuannya tak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, tetapi juga memperluas lapangan kerja bagi angkatan kerja muda. 

Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp396 miliar untuk mendukung pelaksanaan program, masing-masing Rp198 miliar pada tahun 2025 dan 2026.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman https://siapkerja.kemnaker.go.id, tanpa persyaratan tambahan bagi peserta.

Tahapan pelaksanaan Batch 2 dimulai dengan pendaftaran penyelenggara dan pengusulan program pada 24 Oktober-5 November 2025. Pendaftaran calon peserta dibuka pada 6-12 November 2025, dilanjutkan dengan seleksi pada 12-20 November 2025. 

Pengumuman dan penetapan peserta dilakukan pada 21 November 2025, sebelum program resmi dimulai pada 24 November 2025.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya