Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia/BEI (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

BEI Sambut Tiga Perusahaan Besar Melantai di Bursa

KAMIS, 30 OKTOBER 2025 | 10:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa Efek Indonesia (BEI) bersiap menyambut tiga perusahaan besar yang akan melantai di pasar saham. Ketiganya masuk kategori lighthouse, yakni emiten dengan aset jumbo dan kapitalisasi pasar di atas Rp3 triliun.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, mengatakan ketiga perusahaan itu kini berada dalam tahap akhir proses penawaran umum perdana saham (IPO).

 “Tahun ini sudah ada lima perusahaan besar yang tercatat. Masih ada tiga lagi di pipeline yang sedang dalam proses,” ujar Nyoman dalam konferensi pers virtual yang dikutip redaksi di Jakarta, Kamis 30 Oktober 2025. 


Menurut Nyoman, kehadiran emiten beraset besar di bursa menunjukkan komitmen BEI dalam menjaga kualitas dan kredibilitas pasar modal Indonesia.

“Kualitas bisa dilihat dari ukuran perusahaan. Lighthouse IPO menunjukkan market cap yang kuat - minimal Rp3 triliun,” jelasnya.

Lebih lanjut, Nyoman mengungkapkan tiga calon emiten tersebut berasal dari sektor perbankan, infrastruktur, dan pertambangan. Ia optimistis seluruhnya bisa resmi tercatat di BEI sebelum akhir tahun.

Di saat yang sama, Direktur Utama BEI, Iman Rachman, menyebut hingga saat ini terdapat 13 perusahaan dalam pipeline IPO. Dari jumlah tersebut, 5 di antaranya beraset besar, 6 beraset menengah, dan 2 beraset kecil. Iman menjelaskan, BEI tidak hanya mengejar jumlah emiten baru, tetapi juga menekankan pentingnya kualitas.

“Kita tidak hanya bicara kuantitas, tapi juga kualitas IPO. Tahun depan, kami menargetkan 50 emiten baru dengan enam di antaranya adalah lighthouse,” ujarnya.

Untuk masuk kategori lighthouse, sebuah perusahaan harus memiliki kapitalisasi pasar di atas Rp3 triliun dan free float minimal 15 persen, atau setara dengan nilai penawaran saham publik sekitar Rp700 miliar.

Selain IPO, BEI juga mencatat ada 1 perusahaan dalam pipeline right issue serta 23 rencana penerbitan obligasi dari 18 perusahaan berbeda.

Dengan semakin banyaknya perusahaan besar yang tertarik masuk ke pasar modal, BEI optimistis akan terjadi penguatan kepercayaan investor dan peningkatan likuiditas bursa.

“Tahun ini momentum bagus. Semakin banyak perusahaan besar bergabung, semakin kuat citra pasar modal Indonesia di mata investor global,” kata Iman menutup penjelasannya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Harga Daging Sapi Tembus Rp153 Ribu/Kg, Zulhas Buka Opsi Subsidi APBN-APBD

Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:18

LPSK Beri Perlindungan kepada Ferry Hongkiriwang, Saksi Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:54

Urusan Gula Konsumsi Aman, Kementan Kini Bidik Target Gula Industri di 2028

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:45

Ahmed al-Sharaa Sambut Keputusan AS Hapus Suriah dari Daftar Sponsor Teror

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Geng Haiti Bantai 40 Pengungsi yang Berlindung di Gereja

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Wajah Baru Jakarta, Wagub Rano Resmikan Jaksinema Pasar Rumput

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:29

BMKG Maksimalkan OMC di Kaltim Sepekan Ini untuk Tangani Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:19

Dugaan Setoran Importasi Blueray, KPK Cecar Dua PNS Bea Cukai

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:50

Kasus OTT Unsoed Bisa Saja Terjadi di Kampus Lain

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Perketat Imigrasi, Trump Bersiap Cabut 200 Ribu Visa WNA

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Selengkapnya