Berita

KBRI Yangon (Foto: Kemlu RI)

Global

53 WNI Eks Pekerja KK Park Terjebak di Kamp Milisi BGF Myanmar

KAMIS, 30 OKTOBER 2025 | 10:27 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebanyak 53 Warga Negara Indonesia (WNI) eks pekerja di kawasan KK Park, Myawaddy terjebak di kamp milisi Border Guard Force (BGF), kelompok bersenjata yang beroperasi di wilayah Kayin State, Myanmar.

KBRI Yangon menyampaikan bahwa situasi keamanan di kawasan tersebut masih fluktuatif, dengan pergerakan milisi dan aparat yang membuat proses evakuasi tidak bisa dilakukan secara terbuka.

Karena itu, setiap langkah penanganan dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan melalui jalur yang aman serta mendapat izin dari otoritas setempat.


“Keselamatan menjadi prioritas utama. KBRI lebih mengutamakan jalur yang pasti dan aman, bukan yang cepat namun berisiko,” demikian keterangan resmi KBRI Yangon, seperti dikutip Kamis, 30 Oktober 2025.

Dari total 53 WNI tersebut, 29 orang sebelumnya dievakuasi oleh lembaga sosial lokal, sementara 24 lainnya berada dalam pengawasan Kepolisian Myanmar sebelum akhirnya disatukan di kamp milisi tersebut. Seluruh WNI kini telah terdata dan diverifikasi oleh tim KBRI.

KBRI memastikan sebagian WNI masih memiliki paspor aktif, sedangkan bagi yang tidak memiliki dokumen, akan diterbitkan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) langsung di lokasi dengan menggunakan perangkat SIMKIM mobile, sebagaimana dilakukan dalam operasi penyelamatan serupa sebelumnya.

Adapun proses repatriasi diperkirakan membutuhkan waktu lebih panjang, mengingat harus melewati tahapan lintas negara, mulai dari izin keluar resmi dari Pemerintah Myanmar, izin masuk dan koordinasi lintas batas dengan Pemerintah Thailand, hingga penyiapan dokumen perjalanan dan tiket kepulangan ke Indonesia.

KBRI Yangon menegaskan pihaknya terus berkoordinasi erat dengan otoritas Myanmar, KBRI Bangkok, dan Kementerian Luar Negeri RI untuk memastikan keselamatan serta mempersiapkan mekanisme pemulangan bertahap segera setelah izin lintas batas diterima.

“Tim KBRI terys bekerja siang dan malam memastikan seluruh WNI dapat kembali ke tanah air dalam keadaan selamat — tanpa satu pun tertinggal,” tegas KBRI Yangon.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Dede Indra: Polri Serius Perangi Narkoba!

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:26

Grup Salim Guyur Rp2,25 Triliun untuk Buyback Saham, Ini Efeknya bagi LSIP, INDF, dan ICBP

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:13

Fokus Penuhi Kebutuhan Domestik, RI Mulai Rem Ekspor Gas ke Singapura

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:35

98 Resolution Network Soroti Tata Kelola SDA dan Ekonomi Kerakyatan di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:07

TRUK dan PNSE Rajai Daftar Saham Top Gainers Sepekan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:46

Harga iPhone Duo di Indonesia, Mulai Rp 45 Juta hingga Rp 75 Juta

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:30

Tanpa Suara, BYD Atto 1 Seruduk Mobil dan Lindas Pengemudi Ojol

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:26

5 Gunung di Pulau Jawa Dilanda Karhutla Pekan Ini

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:23

Cara Cek Sebaran Asap Karhutla lewat Website BMKG dan NASA

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:02

Mengenal Virus Shamonda yang Ditemukan pada Pasien Meninggal di Prancis

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 11:59

Selengkapnya