Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Eropa: STOXX 600 dan DAX Sama-sama Lesu

KAMIS, 30 OKTOBER 2025 | 07:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Eropa bergerak mendatar, Rabu, ketika investor mencermati laporan keuangan sejumlah korporasi besar di kawasan tersebut serta keputusan The Fed.

Pasar memperkirakan The Fed akan memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin dalam pertemuan kebijakan yang berlangsung Rabu waktu setempat. Namun, fokus investor tertuju pada pernyataan Chairman Fed Jerome Powell, yang dinilai akan menjadi penentu arah pasar global untuk sisa pekan ini.

Dikutip dari Reuters, indeks pan-Eropa STOXX 600 melemah 0,06 persen atau 0,36 poin menjadi 575,40, pada penutupan perdagangan Rabu 29 Oktober 2025 atau Kamis dini hari WIB.  Indeks tersebut sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang perdagangan intraday.


Bursa regional juga berakhir variatif.  Indeks FTSE 100 melonjak 0,61 persen atau 59,40 poin menjadi 9.756,14. DAX Jerman melemah 0,64 persen atau 154,42 poin ke posisi 24.124,21. CAC Prancis berkurang 0,19 persen atau 15,70 poin menjadi 8.200,88.

Saham perbankan mencatat kenaikan rata-rata 1,4 persen, menjadi salah satu penopang utama indeks. Banco Santander melejit 4,3 persen usai mencatat laba bersih kuartal III yang melampaui perkiraan analis. Deutsche Bank melonjak 5 persen setelah melaporkan peningkatan laba pada periode yang sama, sementara UBS justru turun meski mencatat kenaikan laba bersih.

Sektor kesehatan juga  menguat 0,6 persen. Saham Straumann, produsen implan gigi asal Swiss,  melambung 7,6 persen setelah melaporkan peningkatan penjualan organik pada kuartal ketiga. Sektor tambang juga meningkat 1,8 persen dan energi 1,3 persen.

Sektor telekomunikasi justru jatuh 2 persen, tertekan kejatuhan saham Telenor sebesar 6 persen setelah hasil kinerjanya mengecewakan. Saham Nokia anjlok 4,3 persen usai reli lebih dari 20 persen sehari sebelumnya.

Saham Mercedes-Benz menguat 4,4 persen setelah produsen mobil Jerman itu melaporkan margin keuntungan inti yang lebih tinggi dari perkiraan, mendorong penguatan di sektor otomotif. Saham malah ambles hingga 10,4 persen setelah penjualan grupnya di Amerika Utara merosot 5 persen pada kuartal ketiga.

Di Amerika Serikat, perhatian investor akan tertuju pada laporan keuangan raksasa teknologi seperti Microsoft, Alphabet, dan Meta Platforms, di tengah kekhawatiran atas valuasi tinggi saham teknologi.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

UPDATE

AS Beri Ultimatum 10 Hari ke Iran, Ancaman Serangan Militer Menguat

Jumat, 20 Februari 2026 | 08:16

Harga Emas Terjepit oleh Tensi Panas Geopolitik

Jumat, 20 Februari 2026 | 08:04

Trump Angkat Bicara Soal Penangkapan Andrew

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:59

Bursa Eropa Parkir di Zona Merah, Kejutan Datang dari Saham Nestle

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:38

BI Naikkan Paket Penukaran Uang Jadi Rp 5,3 Juta dan 2.800 Titik Layanan

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:21

Adik Raja Charles Ditangkap, Hubungan dengan Epstein Kembali Disorot

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:04

Kasus Mayat Perempuan di Muara Enim Terungkap, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Jumat, 20 Februari 2026 | 06:52

WNA China Didakwa Dalangi Tambang Emas Ilegal di Ketapang

Jumat, 20 Februari 2026 | 06:27

Khofifah Sidak Harga Bapok Awal Ramadan di Sidoarjo

Jumat, 20 Februari 2026 | 05:59

Bisnis Bareng Paman Sam

Jumat, 20 Februari 2026 | 05:40

Selengkapnya