Berita

Proses evakuasi jenazah di Gaza setelah serangan Israel (Foto: Al-Jazeera)

Dunia

Serangan Baru Israel ke Gaza Tewaskan Lebih dari 100 Orang

KAMIS, 30 OKTOBER 2025 | 07:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Israel menegaskan tetap berkomitmen pada gencatan senjata di Gaza meskipun telah melancarkan serangan udara besar-besaran yang menewaskan 104 orang setelah seorang tentaranya tewas.

Menurut Israel, tentara mereka tewas akibat serangan kelompok bersenjata di area yang disebut sebagai “garis kuning”, wilayah tempat pasukan Israel mundur sesuai perjanjian gencatan senjata.

Sebagai balasan, militer Israel meluncurkan serangan udara yang diklaim menargetkan puluhan anggota Hamas di berbagai wilayah Gaza. Target utama termasuk gudang senjata dan jaringan terowongan bawah tanah yang disebut digunakan oleh kelompok tersebut.


Militer Israel mengatakan, sedikitnya 24 target berhasil diserang, termasuk seorang komandan Hamas yang dituduh terlibat dalam serangan ke kibbutz di Israel selatan pada 7 Oktober 2023, peristiwa yang memicu konflik berkepanjangan dua tahun terakhir.

Serangan pada Rabu disebut sebagai operasi terarah di sekitar Beit Lahia, Gaza utara, yang diklaim menjadi lokasi penyimpanan senjata Hamas. Pemerintah Israel menegaskan, tindakan ini dilakukan demi menjaga keamanan nasional tanpa melanggar perjanjian damai yang sudah disepakati.

“Kami ingin memastikan bahwa tujuan yang telah disetujui bersama Presiden Trump, yaitu melucuti senjata Hamas dan mendemiliterisasi Gaza, pada akhirnya tercapai,” kata Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat meninjau fasilitas militer di Israel selatan, dikutip dari Reuters, Kamis 30 Oktober 2025.

“Ada upaya nyata dalam kerja sama ini, dengan keamanan yang tetap berada di tangan kita sendiri,” tambahnya.

Populer

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara: KPK Sita Uang Ratusan Juta dan Valas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:14

Mendagri: 12 Wilayah Sumatera Masih Terdampak Pascabencana

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:04

Komisi I DPR: Peran TNI dalam Penanggulangan Terorisme Hanya Pelengkap

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:33

X Ganti Emotikon Bendera Iran dengan Simbol Anti-Rezim

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:27

Trump Sesumbar AS Bisa Kuasai 55 Persen Minyak Dunia Lewat Venezuela

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:10

Konten Seksual AI Bikin Resah, Grok Mulai Batasi Pembuatan Gambar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:52

Ironi Pangan di Indonesia: 43 Persen Rakyat Tak Mampu Makan Bergizi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:41

Emas Antam Berkilau, Naik Rp25.000 Per Gram di Akhir Pekan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:34

Khamenei Ancam Tindak Tegas Pendemo Anti-Pemerintah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:22

Ekonomi Global 2026: Di Antara Pemulihan dan Ketidakpastian Baru

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:06

Selengkapnya