Berita

Menteri Sosial Saifullah Yusuf salurkan bantuan ke korban terdampak banjir Semarang, Rabu, 29 Oktober 2025. (Foto: Dok. Kemensos)

Politik

Mensos Gus Ipul Nyemplung di Banjir Semarang

KAMIS, 30 OKTOBER 2025 | 01:18 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) terjun langsung ke lokasi banjir Semarang untuk memastikan korban terdampak mendapat penanganan maksimal.

"Insyaallah pemerintah akan berkoordinasi dan siap memberikan dukungan yang dibutuhkan oleh keluarga terdampak. Yang penting sekarang koordinasi, asesmen datanya sama, setelah itu baru kita bisa bekerja dengan baik," kata Gus Ipul di Semarang, Jawa Tengah, Rabu, 29 Oktober 2025.

Mensos bahkan menyerahkan langsung bantuan sosial kepada keluarga terdampak di beberapa lokasi banjir Semarang. Seperti di Kelurahan Tlogosari, Kecamatan Pedurungan, Mensos berjalan di genangan banjir setinggi 30an cm untuk menyerahkan bantuan logistik berupa makanan siap saji dan makanan anak.


Di wilayah ini, pemukiman penduduk terendam banjir setinggi 30-40 cm. Setelah itu, Gus Ipul juga meninjau dapur umum swadaya warga di RT 01, RW 24, Kelurahan Muktiharjo Kidul.

Selama di dapur umum, Gus Ipul menyempatkan diri ikut membantu membungkus makanan kepada warga. Tak sampai di situ, Gus Ipul pun turut mencicipi makanan dengan menu tempe goreng, ikan, dan telur dadar.

Lokasi berikutnya yang dikunjungi Gus Ipul adalah dapur umum di Kantor Kelurahan Tlogosari Kulon. Dapur umum ini mampu menyediakan makanan untuk 1.000-3.000 keluarga terdampak banjir.

"Di dua kelurahan Kecamatan Pedurungan ini ada sekitar 5.000 jiwa terdampak. Kami akan terus memberikan bantuan sesuai kebutuhan warga, mulai dari layanan makanan, pakaian lansia, obat-obatan dan makanan anak-anak dan makanan siap saji," jelas Gus Ipul.

Gus Ipul menegaskan, Kemensos akan memberikan santunan kepada ahli waris korban meninggal dunia sebesar Rp15 juta. 

"Kalau ada yang luka-luka kita juga akan berikan bantuan. Sesuai arahan presiden, dukungan kami tidak hanya sekadar santunan, tapi tindak lanjut untuk pemberdayaan ahli waris," pungkasnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Pasutri Pura-pura Jadi Korban Begal Gegara Terlilit Utang

Selasa, 14 Juli 2026 | 02:15

Kasus Korupsi Febrie Adriansyah Mendunia

Selasa, 14 Juli 2026 | 02:02

Seleksi JPT Pratama Digugat, GHARIS Seret Pemkot Tangsel ke PTUN

Selasa, 14 Juli 2026 | 01:47

Prabowo Bergerak Cepat Cegah Friksi TNI, Polri dan Kejaksaan

Selasa, 14 Juli 2026 | 01:10

Bongkar Dugaan Bunker Jokowi di Solo dan Karanganyar

Selasa, 14 Juli 2026 | 01:00

DPR Didesak Investigasi Proyek Jarkompenas AirNav

Selasa, 14 Juli 2026 | 00:38

Semifinal Piala Dunia, Iran vs Amerika, Wasitnya Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 00:12

Operasi Pendinginan Kapolri-Jaksa Agung Mengaburkan Akuntabilitas Perkara

Selasa, 14 Juli 2026 | 00:00

Pernyataan Juri Ardiantoro soal Pengelolaan Aset Negara di Kemayoran Tuai Apresiasi

Senin, 13 Juli 2026 | 23:54

235 Bus Sekolah Gratis Layani Pelajar Jakarta

Senin, 13 Juli 2026 | 23:40

Selengkapnya