Berita

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. (Foto: Humas Kemensos)

Nusantara

Kemensos Kirim Bantuan dan Dirikan Dapur Umum untuk Korban Banjir di Semarang

RABU, 29 OKTOBER 2025 | 18:31 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan logistik dan mendirikan dapur umum bagi korban banjir di Kota Semarang, Jawa Tengah. 

Bantuan dikirim secara bertahap ke sejumlah wilayah terdampak, termasuk Gayamsari, Genuk, Pedurungan, Semarang Utara, dan Semarang Timur.

“Saya juga telah mengirim tim untuk memberikan dukungan dari sisi logistik dan shelter. Jadi Kementerian Sosial terlibat dalam penyediaan logistik dan shelter pada masa-masa kedaruratan,” kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul usai mengunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi 45 Semarang, Rabu, 29 Oktober 2025.


Banjir yang sudah berlangsung sepekan itu dipicu hujan berintensitas tinggi, dengan ketinggian air mencapai 10 hingga 80 sentimeter di sejumlah titik.

Bantuan yang dikirim Kemensos meliputi 5.000 paket makanan siap saji, 2.000 paket makanan anak, 5.000 paket lauk pauk siap saji, 1.000 paket kidware, 1.000 paket family kit, 1.000 lembar tenda gulung, 1.000 lembar selimut, 300 paket sandang dewasa, 500 lembar kasur, 20 unit lampu darurat, 100 unit tenda keluarga, 10 unit tenda serbaguna, serta 4 unit toilet portable. 

Seluruh bantuan berasal dari anggaran APBN Kemensos dan didistribusikan melalui gudang Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah.

“Hari ini kita telah mengirim berbagai kebutuhan di masa kedaruratan ini, seperti tenda, makanan siap saji, obat-obatan, pakaian anak dan dewasa, serta kebutuhan perempuan yang menjadi prioritas,” ujar Gus Ipul.

Total nilai bantuan yang telah dikirimkan untuk penanganan banjir di Jawa Tengah mencapai Rp3,69 miliar. 

“Per hari ini kita sudah mengirimkan logistik lebih dari Rp3 miliar atau sekitar Rp3,6 miliar,” tambahnya.

Selain bantuan logistik, Kemensos juga mendirikan dua dapur umum di Kecamatan Pedurungan dan Kecamatan Gayamsari. 

“Kalau memang perlu tenda pengungsian, disiapkan tenda pengungsian, lalu ada layanan psikososial. Jadi kita sudah punya dukungan-dukungan dalam rangka situasi kedaruratan,” jelas Gus Ipul.

Menurut data BPBD Kota Semarang, tiga warga meninggal dunia akibat tenggelam dan satu orang masih hilang terseret arus sungai. Menyikapi hal itu, Kemensos akan memberikan santunan kepada ahli waris serta dukungan pengobatan bagi korban luka.

“Untuk korban meninggal ada santunan, untuk yang luka-luka ada dukungan pengobatan. Setelah itu kita akan asesmen, kalau memang butuh pemberdayaan, kita tindaklanjuti dengan program pemberdayaan,” ucap Gus Ipul.

Ia menegaskan, penanganan korban banjir dilakukan melalui tiga tahap, yaitu evakuasi oleh tim terlatih, masa kedaruratan dengan penyediaan shelter dan logistik, serta masa rehabilitasi dan rekonstruksi. 

“Seperti ini mungkin tidak cukup sehari-dua hari. Nanti sampai surut, sampai sudah kembali ke rumah, baru masa kedaruratannya selesai,” tutupnya.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

UPDATE

AS Beri Ultimatum 10 Hari ke Iran, Ancaman Serangan Militer Menguat

Jumat, 20 Februari 2026 | 08:16

Harga Emas Terjepit oleh Tensi Panas Geopolitik

Jumat, 20 Februari 2026 | 08:04

Trump Angkat Bicara Soal Penangkapan Andrew

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:59

Bursa Eropa Parkir di Zona Merah, Kejutan Datang dari Saham Nestle

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:38

BI Naikkan Paket Penukaran Uang Jadi Rp 5,3 Juta dan 2.800 Titik Layanan

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:21

Adik Raja Charles Ditangkap, Hubungan dengan Epstein Kembali Disorot

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:04

Kasus Mayat Perempuan di Muara Enim Terungkap, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Jumat, 20 Februari 2026 | 06:52

WNA China Didakwa Dalangi Tambang Emas Ilegal di Ketapang

Jumat, 20 Februari 2026 | 06:27

Khofifah Sidak Harga Bapok Awal Ramadan di Sidoarjo

Jumat, 20 Februari 2026 | 05:59

Bisnis Bareng Paman Sam

Jumat, 20 Februari 2026 | 05:40

Selengkapnya