Berita

Ilustrasi. (Foto: Humas GOTO)

Bisnis

Pendapatan Bersih GOTO Naik 14 Persen Hingga Kuartal III-2025

RABU, 29 OKTOBER 2025 | 18:21 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) membukukan pendapatan bersih Rp13,30 triliun hingga kuartal III-2025. Angka ini naik 14 persen dari periode yang sama tahun 2024 sebesar Rp11,66 triliun.

Dalam laporan keuangan September 2025 yang dirilis di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu 29 Oktober 2025, emiten teknologi ini juga berhasil memangkas rugi bersih atribusi hingga 82 persen menjadi Rp775,55 miliar, dari sebelumnya yang mencapai Rp4,31 triliun.

Pertumbuhan pendapatan GOTO ditopang oleh pos jasa pengiriman sebesar Rp4,24 triliun, imbalan jasa Rp4,14 triliun, pinjaman Rp2,67 triliun, dan jasa e-commerce Rp627,81 miliar.


Direktur Utama Grup PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk Patrick Walujo mengatakan GOTO juga mencatatkan pencapaian baru dengan meraih laba sebelum pajak yang disesuaikan sebesar Rp62 miliar. 

“Fokus kami tetap jelas yaitu untuk memberikan solusi yang konsisten, menyenangkan dan hemat biaya bagi konsumen sembari memaksimalkan penghasilan mitra pengemudi dan mitra pedagang,” kata Patrick dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu, 29 Oktober 2025.

Sementara itu, Direktur Keuangan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk Simon Ho menambahkan, kinerja kuartal ketiga ini mencerminkan kemajuan berkelanjutan dalam efisiensi dan disiplin keuangan yang dijalankan GOTO di seluruh lini bisnis.

“Berkat eksekusi yang disiplin dan investasi yang terarah, kami mampu berkembang, melayani lebih banyak pengguna dan melakukannya dengan lebih efisien,” tuturnya.

Ke depan, GOTO berharap pencapaian ini dapat berkelanjutan. Perseroan menaikkan panduan EBITDA Grup yang disesuaikan setahun penuh 2025 dari Rp1,4 triliun-Rp1,6 triliun menjadi Rp1,8 triliun-1,9 triliun.


Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya