Berita

Ketua Panja Haji 2026 Abdul Wachid (kemeja putih). (Foto: RMOL/ Faisal Aristama)

Politik

DPR Ungkap Alasan Kebut Penetapan Ongkos Haji 2026

RABU, 29 OKTOBER 2025 | 18:14 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Panitia Kerja (Panja) Komisi VIII DPR mengungkap alasan mempercepat pembahasan penetapan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2026. 

Panja Komisi VIII DPR bersama Panja Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) diketahui mulai membahas ongkos haji 2026 sejak Senin 27 Oktober 2025 hingga diumumkan hari ini, Rabu 29 Oktober 2025.

Ketua Panja Haji 2026 Abdul Wachid mengatakan, hal itu bertujuan agar memberikan waktu lebih panjang bagi jemaah untuk melunasi biaya haji.


"Kami melihat masyarakat untuk pelunasan akan lebih beri kasih waktu yang longgar," kata Wachid saat jumpa pers usai penetapan BPIH 1447 H/ 2026 M, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta.

Wachid berpandangan bahwa masyarakat memiliki waktu hingga enam bulan untuk melunasi biaya haji 2026. Terlebih, Hari Raya Idul Adha 2026 diperkirakan jatuh pada 27 atau 28 Mei 2026.

"Jadi ini November, Desember, Januari, Februari, Maret April, jadi masih ada waktu sekitar 5 sampai 6 bulan, masyarakat kita kasih kesempatan hntuk pelunasan melunasi dari biaya haji tersebut," kata Wakil Ketua Komisi VIII DPR ini.

Panitia Kerja (Panja) Komisi VIII DPR RI dan Panja Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyepakati biaya atau ongkos haji 2026 turun sekitar Rp2 juta dari tahun sebelumnya. 

Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2026 diputuskan sebesar Rp87.409.365. Adapun Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang dibayarkan jemaah adalah sebesar Rp54.193.807.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya