Berita

Ilutrasi. (Foto: Humas Telkom)

Bisnis

Telkom Kembali Sandang Perusahaan Indonesia Terbaik Versi Forbes

RABU, 29 OKTOBER 2025 | 15:11 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Perusahaan Indonesia terbaik yang masuk dalam daftar World’s Best Employers 2025 versi Forbes kembali dicatatkan PT Telkom Indonesia (Persero). 

Pengakuan ini menjadi bukti nyata konsistensi Telkom dalam menciptakan lingkungan kerja yang berkelanjutan, inklusif, serta berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia berkualitas.

Untuk kelima kalinya secara berturut-turut, Telkom masuk dalam daftar bergengsi tersebut dan menempati peringkat #345 dari 900 perusahaan terbaik dunia, sekaligus menjadi perusahaan Indonesia dengan peringkat tertinggi. 


Direktur Human Capital Management Telkom, Willy Saelan, mengungkapkan kebanggaannya atas capaian ini.

“Kembali mendapat penghargaan dari institusi internasional seperti Forbes merupakan bentuk pengakuan yang sangat berarti bagi Telkom,” ucap Willy dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa malam, 28 Oktober 2025.
 
“Kami bangga dapat berada di jajaran perusahaan terbaik dunia, yang menjadi bukti bahwa Telkom terus berada pada jalur yang tepat dalam menciptakan lingkungan kerja yang unggul, berdaya saing, dan berorientasi pada pengembangan talenta,” tambahnya. 

Daftar World’s Best Employers 2025 disusun Forbes bersama lembaga riset pasar global Statista melalui survei terhadap lebih dari 300.000 karyawan dari 50 negara. 

Para responden diminta memberikan penilaian terhadap perusahaan mereka berdasarkan aspek pengembangan talenta, kesejahteraan, fleksibilitas kerja, dan tingkat rekomendasi terhadap perusahaan. Hasil survei kemudian menghasilkan daftar perusahaan yang dinilai berhasil membangun lingkungan kerja unggul, inklusif, dan berkelanjutan.

Sebagai bagian dari strategi memperkuat daya saing dan relevansi di era digital, Telkom menerapkan Digital Ways of Working BISA (Bravery, Integrity, Service Excellence, Agility) sebagai budaya kerja baru yang menanamkan keberanian, integritas, pelayanan prima, dan ketangkasan dalam setiap aktivitas bisnis. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting bagi Telkom untuk terus berinovasi dan beradaptasi menghadapi perubahan industri yang dinamis.

“Pencapaian ini merupakan buah dari sinergi dan dedikasi seluruh karyawan TelkomGroup yang telah mendukung terciptanya lingkungan kerja positif. Dengan menerapkan Digital Ways of Working BISA, kami optimis Telkom akan terus tumbuh sebagai perusahaan yang mampu menarik dan mengembangkan talenta unggul Indonesia untuk berkarya dan berkontribusi di TelkomGroup,” pungkas Willy.

Prestasi ini semakin memperkuat posisi Telkom sebagai perusahaan telekomunikasi digital berkelas dunia yang tidak hanya unggul dalam inovasi dan layanan, tetapi juga menjadi rumah bagi talenta-talenta terbaik bangsa untuk berkembang dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia.

Tak hanya itu, Telkom juga menduduki peringkat kesembilan di dunia pada kategori telecommunication services, mengungguli berbagai perusahaan global ternama seperti Vodafone (Inggris), Telenor (Norwegia), Etisalat (UEA), SingTel (Singapura), China Mobile, Telstra (Australia), dan BT Group (Inggris).


Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya