Berita

Anggota Komisi II DPR Fraksi PKS, Mardani Ali Sera. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Politik

PKS Usul Pemungutan Suara Pemilu 2029 Digelar Seminggu

RABU, 29 OKTOBER 2025 | 02:53 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Proses pemungutan suara untuk pemilihan umum (Pemilu) 2029 diusulkan lebih panjang menjadi satu minggu.

Usulan tersebut disampaikan Anggota Komisi II DPR Fraksi PKS, Mardani Ali Sera dalam diskusi bertajuk Tantangan Digitalisasi Pemilu dan Bonus Demografi Menuju Indonesia Emas di Media Center KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 28 Oktober 2025.

"Dibuat sepekan saja," kata Mardani.


Ada pertimbangan di balik perpanjangan waktu pelaksanaan pemungutan suara. Jika digelar satu hari selesai dan bertepatan akhir pekan, maka akan mengganggu waktu ibadah masyarakat beragama non-Islam.

"Kalau buat saya tidak harus satu hari. Ketika (pencoblosan hari) Minggu diprotes teman-teman di Indonesia Timur. Saudara kita yang di Sulawesi Utara ke gereja itu terganggu," ujar dia.

Pun demikian jika digelar satu hari pada hari kerja akan mengganggu daerah-daerah yang selama ini menjadi wilayah industri.

"Usul saya, setiap daerah (hari pencoblosan) mengajukan sendiri dan terverifikasi. Misal Kabupaten Bekasi sebagai daerah industri. Di sana kan the biggest industrial park di Indonesia," urai Mardani.

Ia meyakini, dengan memperpanjang waktu pencoblosan menjadi satu pekan akan mempermudah masyarakat memberikan hak pilihnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya