Berita

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menerima kunjungan kehormatan Chief of Defence Staff (CDS) Indian Armed Forces, General Anil Chauhan, di Subden Merdeka Barat, Jakarta Pusat pada Selasa, 28 Oktober 2025. (Foto: Puspen TNI)

Pertahanan

India dan Indonesia Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Keamanan Maritim

SELASA, 28 OKTOBER 2025 | 21:39 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Indonesia dan India sepakat mempererat kerja sama di bidang keamanan kawasan, kemaritiman, dan pengembangan industri pertahanan.

Hal ini dipastikan oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto saat menerima kunjungan kehormatan Chief of Defence Staff (CDS) Indian Armed Forces, General Anil Chauhan, di Subden Merdeka Barat, Jakarta Pusat pada Selasa, 28 Oktober 2025.

Jenderal Agus Subiyanto menyampaikan apresiasi atas hubungan erat Indonesia dan India yang telah terjalin sejak lama. 


"Indonesia dan India memiliki ikatan sejarah serta budaya yang kuat. Bagi Indonesia, India bukan sekadar sahabat tetapi saudara. Kami berharap hubungan antara kedua angkatan bersenjata terus ditingkatkan di masa depan untuk bersama-sama berkontribusi menciptakan keamanan di kawasan,” ujar Panglima TNI.

Lebih lanjut, dalam bidang teknologi dan inovasi, Panglima TNI juga menyoroti kemajuan India, terutama di sistem navigasi dan penempatan posisi berbasis satelit yang dinilai membuka peluang kerja sama baru. 

Tak sampai di situ, Agus juga mengapresiasi kemampuan industri pertahanan maritim India saat ini.

Tentunya pertemuan kedua Pimpinan Angkatan Bersenjata ini, menandai langkah nyata dalam mempererat hubungan pertahanan kedua negara, dengan semangat persahabatan, saling menghormati, dan kerja sama yang saling menguntungkan di kawasan Indo-Pasifik.

Dalam pertemuan ini, Jenderal Agus turut didampingi Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Mohamad Tonny Harjono, dan  Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen Muhammad Saleh Mustafa.


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya