Berita

Ketua BPKN Muhammad Mufti Mubarok di Kantor BPKN, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 28 Oktober 2025. (Foto: RMOL/Abdul Rouf Ade Segun)

Nusantara

Pabrik Aqua Bakal Diinspeksi BPKN Buat Verifikasi Lapangan

SELASA, 28 OKTOBER 2025 | 21:05 WIB | LAPORAN: ABDUL ROUF ADE SEGUN

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) akan melakukan kunjungan langsung ke pabrik Aqua untuk memastikan kebenaran sumber air yang digunakan.

Ketua BPKN Muhammad Mufti Mubarok mengatakan, langkah inspeksi lapangan itu dilakukan agar BPKN memiliki pemahaman lebih komprehensif tentang proses produksi Aqua.

“Bahwa kemudian ada proses yang diselesaikan tadi kami clear dan kita juga akan membuktikan di lapangan. Kami akan mendatangi pabrik dari Aqua, tentu kita ingin tahu langsung bagaimana prosesnya,” kata Mufti di Kantor BPKN, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 28 Oktober 2025.


Ia menegaskan, inspeksi lapangan akan fokus pada tiga aspek utama: sumber air, proses pengolahan, dan kualitas produk yang dihasilkan.

“Penjelasan langsung di lapangan bagaimana proses dan jika kita juga punya pengetahuan yang lebih kuat terhadap sumber, terhadap kualitas,” lanjutnya.

Menurutnya, klarifikasi dari Aqua sejauh ini cukup ilmiah dan terbuka, namun BPKN tetap ingin memastikan data yang disampaikan sesuai dengan praktik di lapangan.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya