Berita

Kereta Cepat Jakarta-Bandung. (Foto: KAI)

Politik

Dugaan Korupsi Kereta Cepat Tak Boleh Diabaikan

SELASA, 28 OKTOBER 2025 | 09:46 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Keberadaan kereta cepat Jakarta–Bandung merupakan kemajuan infrastruktur transportasi Indonesia. Proyek yang sejak awal penuh perdebatan terbukti mempersingkat waktu tempuh dari ibu kota menuju kota kembang.

“Kereta api cepat sudah jadi kenyataan, dari Jakarta menuju Bandung tidak butuh waktu lama. Harus tetap dilanjutkan,” ujar politikus Partai Demokrat, Andi Arief lewat akun X miliknya, Selasa, 28 Oktober 2025.

Namun, di balik keberhasilan tersebut, muncul sorotan soal transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran. 


Andi Arief mengingatkan agar keberlanjutan proyek tidak menutup mata terhadap potensi penyimpangan anggaran yang mungkin terjadi.

“Tetapi, kecurigaan adanya korupsi atau mark up jangan diabaikan jika memang ada atau sebaliknya,” sambungnya.

Pembangunan infrastruktur berskala besar seperti ini memang rawan menjadi ajang spekulasi dan tudingan korupsi. Karena itu, menurutnya, pengawasan publik serta peran lembaga audit dan penegak hukum harus berjalan seiring agar kepercayaan masyarakat tidak luntur.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya