Berita

Gelaran Garuda Travel Fair (GATF) 2025 di Jayapura, Papua. (Foto: Dokumentasi GATF)

Bisnis

Garuda Travel Fair Mendorong Ekonomi Daerah

SELASA, 28 OKTOBER 2025 | 09:36 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pelaksanaan Garuda Travel Fair (GATF) 2025 yang digelar di Jayapura, Papua, pada 24-26 Oktober 2025 telah mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat serta menjaga stabilitas harga di Papua.

Kepala Biro Perekonomian Setda Papua, Andri, mengatakan kegiatan travel fair tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemprov Papua karena terbukti memberikan manfaat bagi masyarakat. Selain membantu menekan inflasi, acara ini juga meningkatkan aktivitas ekonomi lokal melalui transaksi penjualan tiket dan jasa perjalanan.

“Kegiatan GATF memperkuat sektor pariwisata," kata Andri melalui keterangan tertulisnya, Selasa 28 Oktober 2025.


Andri mengatakan, berdasarkan laporan Garuda Indonesia, setiap tahun penjualan terus meningkat dan nilainya mencapai sekitar Rp8–9 miliar pada tahun lalu.

Sementara itu, General Manager Garuda Indonesia Branch Office Jayapura, Innu Al Kautsar, menyampaikan bahwa kegiatan GATF merupakan bentuk kolaborasi antara pihak maskapai dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi.

“Travel fair ini memberikan peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan harga tiket yang lebih terjangkau dan sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di Papua,” kata Innu.

Ia menambahkan, kegiatan yang digelar bersama Bank Mandiri tersebut menampilkan promo harga tiket untuk rute domestik maupun internasional, sehingga memberikan pilihan perjalanan yang lebih luas bagi masyarakat.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Hashim Bantah Janjikan HP Gratis, Ngaku Dipelintir Media

Jumat, 30 Oktober 2026 | 00:13

Hemat Biaya Operasional, Drone Pertanian Frogs Bidik Program Cetak Sawah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45

28 Jam Pemuda Bicara di Malang Usung Deklarasi ‘Sumpah Promptmuda’

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:24

Kemenkop dan Pertamina Patra Niaga Luncurkan Model Pengumpulan Minyak Jelantah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:59

Asap dan Sengsara

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:52

Sempat Ditahan, 19 Demonstran Sumpah Pemuda Dibebaskan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:38

32,7 Juta Investor Kecewa Nilai Saham Anjlok Imbas MSCI, Hashim: Saya Juga

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:12

PLN Siap Pasok Daya Andal untuk Jaringan Usaha Telkom Group

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:47

Tim Yaqut Hadirkan Saksi Meringankan dalam Sidang Kuota Haji

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:36

Singapura Panggil 10 Perusahaan RI soal Karhutla, Rosan: Investasi Tetap Terbuka

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:21

Selengkapnya