Berita

Karen Agustiawan Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin, 27 Oktober 2025. (Foto: RMOL/Bonfilio Mahendra)

Hukum

Karen Agustiawan Akui Banyak yang 'Assalamualaikum' Sampaikan Keinginan

SENIN, 27 OKTOBER 2025 | 19:58 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Mantan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Galaila Karen Kardinah alias Karen Agustiawan mengaku selama menjabat banyak pihak yang ingin bertemu untuk sekedar berkenalan dan menyampaikan keinginan mereka.

Bahkan, tidak sedikit dari pihak-pihak tersebut berasal dari luar internal Pertamina alias pihak-pihak swasta.

Kesaksian itu disampaikan Karen Agustiawan saat menjadi salah satu saksi yang dihadirkan dalam sidang lanjutan dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina (Persero) 2018-2023 di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin, 27 Oktober 2025.


"Sebagai Dirut Pertamina, yang 'assalamualaikum' ke Dirut Pertamina itu banyak. Masalahnya, diakomodir atau tidak,” kata Karen saat tanya jawab dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Diksi ‘Assalamualaikum’ diartikan sebagai cara untuk bertemu. Sayangnya, Karen tidak menyinggung secara tegas pihak-pihak yang ingin bertemu dan sedikit banyak memberikan tekanan kepada dirinya.

Di sisi lain, Karen mengatakan, tekanan dari pihak-pihak lain inilah sebagai arahan untuk memastikan kinerja Pertamina sesuai dengan tata kerja organisasi (TKO).

“Kalau misalnya dibilang agar diperhatikan, itu menjadi cambuk bagi saya untuk menekan supaya harus benar-benar taat pada TKO,” tegasnya.

Dalam kasus ini, proyek tangki Merak yang disinggung jaksa merujuk pada pengadaan penyewaan terminal bahan bakar minyak (BBM) yang berkaitan erat dengan PT Oil Tanking Merak yang berganti nama menjadi PT Orbit Terminal Merak dan menyebabkan kerugian keuangan negara hingga Rp 2,9 triliun.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya