Berita

Gedung Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Politik

Kemendikdasmen Raih Kepuasan Tinggi Selama Setahun Pemerintahan Prabowo

SENIN, 27 OKTOBER 2025 | 17:06 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pusat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat Universitas Indonesia (P3M–UI) merilis hasil survei nasional yang menilai kinerja Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) selama satu tahun pemerintahan Kabinet Merah Putih. Hasilnya, tingkat kepuasan publik terhadap Kemendikdasmen mencapai 89,8 persen.

Survei dilakukan pada 7–17 Oktober 2025 terhadap 1.200 responden di 38 provinsi di seluruh Indonesia. Hasil survei dipaparkan dalam Diskusi Terbuka P3M–UI di Kampus Universitas Indonesia, Depok.

Kepala P3M–UI, Prof. Dr. Wahyu Sulistiadi, menyebut riset ini merupakan bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.


“Universitas tidak hanya berfungsi sebagai penghasil ilmu, tetapi juga harus mampu menjadi mitra kritis dan konstruktif bagi pemerintah dalam menilai kebijakan publik, termasuk di bidang pendidikan,” ujar Prof. Wahyu.

Selanjutnya Peneliti Senior P3M–UI, Dr. Prima Ariestonandri, mengungkapkan bahwa tingkat pengenalan publik terhadap berbagai program unggulan Kemendikdasmen berada pada kisaran 59,3 hingga 77,7 persen. 

Tiga program yang paling dikenal masyarakat adalah Program Wajib Belajar 13 Tahun (77,7 persen), Program Digitalisasi Pembelajaran (75,8 persen), dan Sistem Penerimaan Murid Baru (75 persen).

“Tingkat persepsi publik terhadap pelaksanaan program-program unggulan tersebut tergolong sangat positif, di mana 96 hingga 98,7 persen responden menilai implementasinya telah berjalan baik dan sangat baik,” jelas Prima.

Lebih dari 96 persen masyarakat meyakini program unggulan Kemendikdasmen berdampak langsung terhadap peningkatan mutu pembelajaran di sekolah dan kemajuan pendidikan nasional. Selain itu, 89,1 persen responden optimistis kebijakan pemerintah di bidang pendidikan dasar dan menengah akan semakin baik ke depan.

Dalam sesi diskusi, Guru Besar Fakultas Ilmu Administrasi UI, Prof. Dr. Irfan Ridwan Maksum, menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara Pemerintah Pusat dan Daerah dalam pelaksanaan kebijakan pendidikan.

“Sejak diberlakukannya kebijakan otonomi daerah, urusan pendidikan dasar dan menengah menjadi kewenangan Pemerintah Daerah. Karena itu, keberhasilan Kemendikdasmen sangat bergantung pada efektivitas koordinasi dan dukungan daerah,” ujarnya.

Riset ini menjadi bentuk kontribusi akademik P3M–UI dalam mendorong kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy) di sektor pendidikan. Hasilnya diharapkan menjadi bahan refleksi untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan dasar dan menengah yang berkeadilan, inklusif, dan berorientasi pada kemajuan bangsa.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya