Berita

Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo meninjau pembangunan Sekolah Rakyat permanen di kaki Gunung Sumbing. (Foto: Dok. Kemensos)

Politik

Agus Jabo Bangun Sekolah Rakyat Permanen View Gunung Sumbing

SENIN, 27 OKTOBER 2025 | 01:23 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sekolah Rakyat permanen segera terbangun di kaki Gunung Sumbing, Magelang, Jawa Tengah. Sekolah Rakyat ini dibangun di atas lahan 10 hektare, tepatnya di daerah dataran tinggi Desa Girirejo, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang.

“Secara administrasi saat ini sedang diproses oleh Pemkab Magelang. Kami berharap pertengahan November semua persyaratan sudah selesai sehingga pembangunan bisa segera dimulai,” kata Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo saat meninjau lokasi, Minggu, 26 Oktober 2025.

Lokasi ini disiapkan untuk menampung dua Sekolah Rakyat rintisan di Magelang, yaitu Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 43 dan SRMA 15 yang masing-masing memiliki 100 siswa.


“Kalau pembangunan tidak segera dimulai, proses rekrutmen siswa tahun depan bisa terganggu. Karena itu, kami dorong PU segera menindaklanjuti agar pembangunan berjalan dan tahun ajaran baru 2026 bisa menerima siswa baru dari jenjang SD, SMP, hingga SMA,” lanjut Agus Jabo.

Sementara itu, Kepala Desa Girirejo, Soleh Ismail menyebut lokasi sekolah berada di lahan bukit Girirejo menghadap langsung ke Gunung Sumbing.

Insyaallah anak-anak akan betah belajar di sini karena suasananya nyaman dan mendukung,” tutur Soleh.

Pembangunan ini akan menjadi bagian dari 104 titik Sekolah Rakyat permanen tahap pertama yang direncanakan rampung secara bertahap mulai 2026. Sekolah ini akan dilengkapi fasilitas unggulan yang lengkap mulai dari ruang kelas, asrama, laboratorium, aula, tempat ibadah, dan fasilitas olahraga.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya