Berita

PM Malaysia Anwar Ibrahim dan Presiden AS Donald Trump di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) (Foto: Malay Mail)

Dunia

Momen Trump dan Anwar Ibrahim Joget di Karpet Merah Jelang KTT ASEAN

MINGGU, 26 OKTOBER 2025 | 12:30 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Suasana penyambutan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Kuala Lumpur, Minggu, 26 Oktober 2025, berubah hangat dan penuh tawa.

Trump dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, tampak menari bersama di karpet merah diiringi lagu tema legendaris “Hawaii Five-O”.

Trump yang baru tiba dengan pesawat kepresidenan Air Force One di Kompleks Bunga Raya, Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA), sekitar pukul 09.54 pagi, tampak bersemangat menyambut iringan musik band penyambut. 


Dengan gaya khasnya, ia mulai menari perlahan sambil mengepalkan tangan dan menggoyangkan pinggul.

Anwar yang berdiri di sisinya tersenyum lebar sebelum ikut bergoyang mengikuti irama. Aksi spontan itu sontak mengundang sorak-sorai para pejabat dan petugas kehormatan yang menyaksikan. 

“It was just a fun moment to show friendship,” ujar Trump sambil tertawa ketika ditanya wartawan setelahnya, seperti dimuat Malay Mail.

Usai berjoget singkat, kedua pemimpin itu tampak berbincang akrab sebelum Trump mengundang Anwar naik ke dalam The Beast, limosin kepresidenan AS, untuk berbicara secara pribadi beberapa menit sebelum menuju lokasi KTT.

Kedatangan Trump disambut dengan upacara kehormatan oleh personel Batalion Pertama Resimen Melayu Diraja. Turut hadir dalam penyambutan tersebut Duta Besar AS untuk Malaysia, Edgard D. Kagan, serta sejumlah pejabat kabinet Malaysia.

Kunjungan ini menjadi yang pertama bagi Trump ke Asia Tenggara sejak menjabat sebagai Presiden ke-47 Amerika Serikat pada Januari 2025. Ia menjadi presiden AS ketiga yang mengunjungi Malaysia, setelah Lyndon B. Johnson pada 1966 dan Barack Obama pada 2014 serta 2015.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya