Berita

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri. (Foto: Humas Pertamina)

Bisnis

Pertamina Siap Kolaborasi Wujudkan Target Ketahanan Energi Nasional

MINGGU, 26 OKTOBER 2025 | 02:19 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

PT Pertamina (Persero) siap mendukung Pemerintah dalam mencapai Asta Cita  mewujudkan ketahanan energi, melalui upaya dan inovasi untuk meningkatkan produksi migas, sekaligus pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT). 

Hal tersebut sejalan dengan pesan-pesan Menteri ESDM Bahlil Lahadila pada HUT ke-80 Kementerian ESDM, saat menyampaikan beberapa capaian di sektor energi antara lain lifting migas yang melampaui target APBN, serta percepatan implementasi program transisi energi dengan memanfaatkan EBT melalui bahan bakar nabati.

"Masih banyak hal yang harus kita tingkatkan. Target kita apa yang diperintahkan oleh Bapak Presiden di 2029-2030 harus mencapai 900.000 sampai 1.000.000 barel per day, agar kita bisa mengurangi impor," kata Menteri ESDM saat menyampaikan sambutannya di acara HUT Kementerian ESDM ke-80 di Monas, Jakarta, pada Jumat, 24 Oktober 2025. 


Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri menegaskan, kesiapan Pertamina melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak guna mewujudkan ketahanan energi nasional. 

”Sesuai visi perusahaan untuk menjadi perusahaan energi yang mengedepankan ketahanan, ketersediaan, dan keberlanjutan, Pertamina siap mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Pertamina juga mendukung kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mewujudkan ketahanan energi,” jelas Simon. 

Sebagaimana pesan Menteri ESDM, imbuh Simon, Pertamina akan terus berupaya meningkatkan lifting migas dan mempercepat implementasi program transisi energi dengan memanfaatkan EBT. 

Simon juga menegaskan komitmen Pertamina untuk terus meningkatkan dan mempercepat transisi energi. “Sebagai perusahaan terdepan dalam transisi energi, Pertamina sudah melakukan berbagai terobosan. Seperti di bidang energi panas bumi, bioefuel, bioetanol, bahkan penggunaan minyak jelantah sebagai bahan baku produksi Sustainable Aviation Fuel (SAF),” ucap Simon.


Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Potongan Ojol 8 Persen Belum Jalan, Menaker: Nanti Ya...

Senin, 22 Juni 2026 | 20:22

OTT Bea Cukai Belum Ungkap Pengendali Sistem Impor

Senin, 22 Juni 2026 | 19:50

Pertamina Bantu Pedagang Kuliner Jakarta Fair dengan Bright Gas

Senin, 22 Juni 2026 | 19:48

Keterlambatan RKAB Biang Krisis Batu Bara

Senin, 22 Juni 2026 | 19:42

Kejari Jaksel Ungkap Alasan Tidak Menahan Roy Suryo dan Dokter Tifa

Senin, 22 Juni 2026 | 19:32

PM Inggris Keir Starmer Resmi Mundur, Andy Burnham Siap Gantikan

Senin, 22 Juni 2026 | 19:20

Kritik Sejumlah Parpol untuk PDIP Bentuk Loyalitas ke Prabowo

Senin, 22 Juni 2026 | 19:16

Geruduk Kantor Gubernur, Ribuan Relawan Minta MBG Dilanjutkan

Senin, 22 Juni 2026 | 19:15

Penahanan Ditangguhkan, Dokter Tifa: Alhamdulillah Bisa Pulang

Senin, 22 Juni 2026 | 19:09

Sinopsis House of the Dragon Season 3, Perang Targaryen Kian Brutal,

Senin, 22 Juni 2026 | 19:05

Selengkapnya