Berita

Logo Piala Dunia 2026 (Dok. FIFA)

Politik

DPR Sambut Gembira Hak Siar Piala Dunia 2026 ke TVRI

SABTU, 25 OKTOBER 2025 | 14:45 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Apresiasi tinggi kayak diberikan kepada Televisi Republik Indonesia (TVRI) atas keberhasilannya memperoleh hak siar resmi untuk perhelatan akbar sepak bola dunia, Piala Dunia 2026. 

Anggota DPR RI Fraksi PKS, H. Alifudin, mengatakan, capaian TVRI merupakan prestasi membanggakan bagi lembaga penyiaran publik nasional. 

“Kita patut berbangga, setelah sekian lama, stasiun televisi nasional, khususnya TVRI yang merupakan televisi publik, kembali dipercaya untuk menyiarkan ajang olahraga terbesar di dunia. Ini menunjukkan bahwa kapasitas dan kredibilitas lembaga penyiaran kita diakui,” ujar Alifudin kepada wartawan, Sabtu, 25 Oktober 2025.


Menurutnya, Piala Dunia 2026 lebih dari sekadar tontonan. Sebab, hak siar tersebut membawa potensi dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat. Gelaran Piala Dunia selalu memicu aktivitas ekonomi di berbagai sektor. 

“Siaran Piala Dunia 2026 ini bukan hanya hiburan, tapi juga mesin penggerak ekonomi rakyat,” kata Legislator PKS ini.

Atas dasar itu, Alifudin mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para pelaku UMKM, untuk bersiap dan memanfaatkan momentum emas ini. 

“Saya berharap Pemda dan stakeholder terkait dapat memfasilitasi dan mendukung inisiatif masyarakat dalam menggelar kegiatan yang berkaitan dengan Piala Dunia 2026 ini, tentu dengan tetap memperhatikan aturan yang berlaku. Ini kesempatan kita untuk menggerakkan roda ekonomi lokal,” tuturnya.

Lebih jauh, Alifudin berharap TVRI dapat menyajikan siaran Piala Dunia 2026 dengan kualitas terbaik dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Semoga TVRI sukses menyiarkan setiap pertandingan, dan euforia Piala Dunia ini benar-benar membawa manfaat nyata, baik hiburan maupun peningkatan kesejahteraan, bagi masyarakat,” tutupnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya