Berita

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhammad Iqbal. (Foto: Dok Pemprov NTB)

Politik

Gubernur NTB Targetkan Kemiskinan Ekstrem Tuntas Tahun 2029

SABTU, 25 OKTOBER 2025 | 03:38 WIB | LAPORAN: YUDHISTIRA WICAKSONO

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal menargetkan kemiskinan ekstrem di wilayahnya tuntas di tahun 2029.

Persentase kemiskinan ekstrem di NTB saat ini tercatat ada 2,04 persen. Tahun ini pun, Gubernur NTB menyasar 40 desa dalam program Desa Berdaya Transformatif dan Tematik. 

"Target pendampingan sekitar 7.225 kepala keluarga. Nantinya ada pendamping yang disiapkan, saat ini proses seleksi tengah berjalan," kata Gubernur Lalu dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 25 Oktober 2025.


Iqbal berujar, akar persoalan sosial adalah kemiskinan. Inilah yang akan menjadi landasan Pemprov NTB untuk menyiapkan dua skema pelaksanaan program Desa Berdaya, yakni Desa Berdaya Tematik dan Desa Berdaya Transformatif.

"Termasuk di dalamnya memperkuat kemandirian masyarakat desa. Dengan 40 desa yang akan menjadi sasaran tahap pertama di tahun 2026," lanjutnya.

Ia melanjutkan, sasaran skema tematik akan dilakukan terhadap 1.166 desa dan kelurahan di NTB. Sementara Desa Berdaya Transformatif akan difokuskan bagi 106 desa dengan penduduk miskin ekstrem.

"Implementasinya bisa dilakukan melalui dinas, bisa juga langsung oleh kepala desa," tutupnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya