Berita

Kepala BKAD Sumut Timur Tumanggor memberikan keterangan pers terkait klarifikasi dana mengendap Rp3,1 triliun di Kantor Gubernur Sumut, Jumat, 24 Oktober 2025. (Foto: RMOLSumut)

Nusantara

Anak Buah Bobby Nasution Enggak Tahu Ada Rp3,1 Triliun Mengendap di Bank?

JUMAT, 24 OKTOBER 2025 | 23:41 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menyurati Bank Indonesia (BI) untuk meminta penjelasan soal dana mengendap sebesar Rp3,1 triliun sebagaimana disampaikan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.

Surat klarifikasi ke BI disampaikan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sumut melalui surat Nomor 900.1/3861/BKAD/X/2025 yang dikirim pada 22 Oktober 2025 perihal sinkronisasi data keuangan daerah.

“Kami mohon penjelasan Bank Indonesia terhadap dana jumlah simpanan sebesar Rp3,1 triliun yang dirilis Menteri Keuangan. Kami masih menunggu balasan suratnya,” kata Kepala BKAD Sumut, Timur Tumanggor dikutip dari Kantor Berita RMOLSumut, Jumat, 24 Oktober 2025. 


Timur memastikan, per 21 Oktober 2025 dana kas pemerintahan Gubernur Bobby Nasution hanya sebesar Rp990 miliar. Seluruhnya tersimpan di rekening kas umum daerah (RKUD) pada Bank Sumut.

“Secara terbuka bisa dikonfirmasi ke Bank Sumut, dananya tidak ada di deposito, semuanya berada di giro dan buku tabungan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perencanaan Anggaran Daerah BKAD Sumut, Andriza Rifandi menegaskan pemprov Sumut hanya punya satu rekening. Tidak ada dana Pemprov yang disimpan di bank lain.

“Tidak ada lagi rekening atas nama bank lain. Pastinya di Bank Sumut, karena RKUD kita cuma satu, Bank Sumut,” tegas Andriza.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya