Berita

Perumda PAM Jaya bagikan 100 unit Water Purifier. (Foto: PAM Jaya)

Nusantara

100 Unit Water Purifier Dibagikan untuk Hadapi Panas Ekstrem

JUMAT, 24 OKTOBER 2025 | 21:06 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang tengah melanda Jakarta, dibagikan 100 unit Water Purifier ke berbagai fasilitas umum dan sosial, seperti rumah ibadah, puskesmas dan sekolah. 

Penyerahan simbolis dilakukan Perumda PAM Jaya kepada KH Syukron Ma'mun di Masjid Pondok Pesantren Daarul Rahman, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Hingga saat ini PAM Jaya telah memasang 155 unit Water Purifier di titik-titik strategis seperti halte TransJakarta, Balai Kota DKI Jakarta, sekolah dan instansi pemerintahan.


"Penambahan 100 unit baru tahun ini untuk memperkuat ketahanan air perkotaan dalam hal air siap minum serta mendukung pengurangan limbah plastik sekali pakai," kata Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin melalui keterangannya di Jakarta, Jumat 24 Oktober 2025.

Arief menyampaikan bahwa hal ini merupakan bentuk kesiapsiagaan dan kepedulian nyata perusahaan dalam menjaga ketahanan layanan publik di tengah perubahan iklim.

Program ini, kata Arief, sekaligus menjadi bagian dari langkah PAM Jaya dalam mencapai target 100 persen cakupan layanan air perpipaan pada tahun 2029. 

"Upaya peningkatan akses air berkualitas tidak hanya dilakukan melalui pembangunan jaringan dan sambungan baru, tetapi juga lewat peningkatan pelayanan publik yang berorientasi pada kebutuhan warga," pungkas Arief.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya