Berita

Ilustrasi. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Bisnis

Ekonomi RI Kuartal III-2025 Diramal Tumbuh Berkat Dua Faktor Ini

JUMAT, 24 OKTOBER 2025 | 15:28 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal III 2025 akan ditopang oleh peningkatan ekspor dan belanja pemerintah. 

Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter (DKEM) BI, Juli Budi Winantya menilai kedua faktor ini menjadi motor utama yang menjaga momentum pemulihan ekonomi di tengah ketidakpastian global.

“Di triwulan III ini, berdasarkan indikator terkini, karena data resmi baru akan keluar pada awal November, kami memperkirakan pertumbuhan ekonomi didorong oleh dua hal utama, yaitu ekspor dan belanja pemerintah,” ujar Juli dalam Pelatihan Wartawan di Bukittinggi, Sumatera Barat pada Jumat, 24 Oktober 2025.


Juli menjelaskan, kinerja ekspor masih solid terutama dari komoditas unggulan seperti kelapa sawit, besi, dan baja yang mencatatkan pertumbuhan tinggi, khususnya ke pasar India dan China. 

“Ini menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi pada triwulan III 2025,” katanya.

Selain ekspor, Juli menilai belanja pemerintah juga berperan penting dalam menjaga daya dorong ekonomi. Ia menyebut berbagai program prioritas, termasuk proyek infrastruktur dan energi, serta tambahan paket kebijakan ekonomi baru turut memperkuat permintaan domestik.

Dengan kombinasi faktor tersebut, BI memandang kinerja ekonomi Indonesia di semester II 2025 akan lebih baik dibandingkan semester I. 

“Pemerintah juga menyampaikan akan ada tambahan bantuan sosial pada triwulan IV, dan hal ini diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih baik pada semester II,” imbuhnya.

Secara keseluruhan, BI memproyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 berada sedikit di atas titik tengah kisaran 4,6–5,4 persen.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Kabakom Sebut Kebijakan Ekonomi Prabowo Makin Inklusif, Upah Buruh Naik

Jumat, 23 Oktober 2026 | 18:20

B50 jadi Andalan Presiden Prabowo Wujudkan Kemandirian Energi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:44

Antusiasme Tinggi, Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Diperpanjang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:26

Masuk PSN, Agrinas Palma Siapkan Model Pengelolaan Sawit Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:20

IHSG Parkir Zona Hijau, Rupiah Nyaris Tembus Rp18.100 per Dolar AS

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:54

Kreativitas Jadi Kunci Koperasi Bertahan dan Berkembang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:41

Menkeu Pastikan Gaji ASN Tak Lewat Kopdes

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:34

Bahlil Dikejar Deadline DIM RUU Migas

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:32

Konser Andrea Bocelli dan Peluang Indonesia Perkuat Diplomasi Budaya

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:23

AsetKu Dukung Literasi Keuangan Bersama AFPI di Jakarta Financial Festival 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:06

Selengkapnya