Berita

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (Foto: RMOL/Jamaluddin)

Politik

Dedi Mulyadi Dicurigai Alihkan Kasus Anggaran Mengendap Lewat Sidak Aqua

JUMAT, 24 OKTOBER 2025 | 15:26 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

 Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi dinilai berupaya mengalihkan fokus publik atas kasus dana pemerintah daerah yang disebut mengendap di perbankan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. 

Pasalnya, di saat kasus tersebut bergulir, Dedi Mulyadi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pabrik air kemasan merek Aqua di Subang, Jawa Barat yang kemudian viral.

“Kasus dana mengendap di bank dan kas daera? terkesan tenggelam oleh isu Aqua di Subang,” kata pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga kepada RMOL, Jumat 24 Oktober 2025. 


Terlebih, kata Jamiluddin, isu Aqua belum terbukti bahwa airnya berasal dari sumber sumur bor. 

“Apakah kasus Aqua di Subang sengaja dilontarkan untuk menutupi isu mengendapnya dana milik Pemda di bank dan kas daerah?” kata Jamiluddin. 

Sebab, di saat bersamaan, ada indikasi isu dana milik Pemda Jabar yang mengendap di bank dan kas daerah menjadi menurun setelah kasus Aqua di Subang mencuat.

“Padahal persoalan dana daerah mengendap tak kalah pentingnya dengan kasus Aqua di Subang. Sebab, dana tersebut menyangkut pembangunan daerah,” pungkas Jamiluddin.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya