Berita

Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) yang dilakukan Bawaslu Kota Manado dengan dimonitoring langsung oleh Bawaslu RI dan Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara, di rumah warga berusia lanjut, di Kelurahan Kima Atas, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Jumat, 24 Oktober 2025. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Politik

Bawaslu Terjun Lapangan Cek Data Pemilih Invalid Ternyata Berusia 102 Tahun

JUMAT, 24 OKTOBER 2025 | 15:09 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pengawasan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB) kembali dilakukan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), di Manado, Sulawesi Utara, Jumat, 24 Oktober 2025.

Giat tersebut dipimpin oleh Anggota Bawaslu Kota Manado, Abdul Gafur Subaer, dengan dimonitoring langsung jajaran Divisi Pengawasan Bawaslu RI dan sejumlah staf Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara. 

Lokasi pertama yang disasar Gafur bersama Bawaslu RI dan juga Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara, dikunjungi rumah warga di Kelurahan Kima Atas, Kecamatan Mapanget, Kota Manado.


Dia menjelaskan, pihaknya mendapatkan salinan data pemilih yang telah dimutakhirkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Triwulan III ini, dan diperoleh sampel data yang tidak diketahui (invalid) dari segi usianya.

"Giat hari ini kita uji petik ya, untuk kepentingan pemutakhiran data berkelanjutan. Kita turun di Kima Atas itu sebenarnya terkait pemilih invalid," ujar Gafur.

Gafur yang sebelumnya menjabat Anggota KPU Manado mengaku memperoleh salinan data yang termuat dalam Sistem Daftar Pemilih (Sidalih) KPU Manado.

"Jadi Bawaslu itu dikasih kewenangan memegang Sidalihnya KPU tapi hanya membaca," sambungnya menjelaskan.

Dari basis data pemilih tersebut, Gafur menjadikan data pemilih yang belum diketahui validitasnya, sebagai dasar untuk terjun langsung melakukan pengawasan PDPB yang dilakukan KPU di Triwulan III.

"Jadi waktu itu kita lihat ada (data) pemilih invalid, karena di Sidalihnya itu letak umurnya nggak bisa 3 digit. Sedangkan umurnya 100 lebih. Jadi kita anggap itu invalid," urainya.

Namun katanya, dalam uji petik yang dilakukan siang tadi akhirnya diketahui seorang lanjut usia (lansia) bernama Gayus Rompah masih tegak berdiri, dan benar berusia 102 tahun.

"Nah akhirnya kita turun untuk uji petik, melihat apakah benar masih ada atau ini cuma salah tulis. Ternyata benar masih ada, dan itu masih hidup orang tuanya," demikian Gafur menambahkan.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Serap Aspirasi Warga Pandeglang, Arif Rahman Kawal Sektor Pertanian dan Perikanan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 10:14

Hormati Putusan MK, Komisi X DPR Minta Pendidikan dan MBG Tetap Jalan Beriringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Catat Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak Maret

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:51

Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:41

Kesiapan Fasilitas Zikir Kebangsaan Monas: Dari Ambulans Hingga Ratusan Ribu Konsumsi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:34

K-SIGN Rote Ndao Dipacu Jadi Pilar Swasembada Garam Nasional

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:15

Harga Logam Mulia Terkoreksi Meski Mampu Akhiri Tren Penurunan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:02

Dul Mungkin Tak akan Naik Bus Malam Lagi Setelah Ketahuan Bawa Sabu

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:45

Arab Saudi Sambut Kesepakatan Pelucutan Senjata di Gaza, Israel Harus Mundur

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:34

Ramai Mal Pasang Pagar Tinggi di Tengah Situasi Kamtibmas Kondusif

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:23

Selengkapnya