Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Greenback Menguat Versus Yen

JUMAT, 24 OKTOBER 2025 | 10:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kurs Dolar Amerika Serikat (AS) di pasar uang New York ditutup sedikit menguat pada Kamis 23 Oktober 2025 atau Jumat pagi tadi WIB.  

Penguatan didorong sanksi baru AS terhadap Rosneft dan Lukoil yang memicu lonjakan harga minyak serta menekan Yen. BUMN energi China menangguhkan pembelian minyak mentah Rusia dari kedua perusahaan tersebut, mendongkrak lonjakan harga minyak global. Pasar menanti rilis data inflasi (CPI) AS yang tertunda hingga Jumat.

Indeks Dolar AS (Indeks DXY), yang mengukur kinerja greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, bergerak relatif datar di posisi 98,925. 


Yen melemah tertekan faktor domestik, termasuk kenaikan harga minyak dan kebijakan dovish pemerintahan baru Jepang di bawah PM Sanae Takaichi. Dolar AS menekan Yen hingga 0,38 persen menjadi 152,525 Yen.

Kenaikan harga minyak juga berdampak pada mata uang Eropa Utara. Krona Norwegia menguat setelah harga minyak naik, dengan Dolar AS turun 0,42 persen menjadi 9,9717 Krona. 

Poundsterling melorot 0,25 persen menjadi 1,332 Dolar AS, setelah sempat pulih sebagian dari penurunan sesi Rabu akibat data inflasi Inggris yang lebih lemah dari perkiraan, yang meningkatkan spekulasi akan adanya pemangkasan suku bunga tambahan oleh Bank of England tahun ini.

Sementara itu, Rupiah menguat tipis ke level Rp16.626 per Dolar AS pada Jumat pagi, naik 3 poin atau 0,02 persen menjelang rilis data inflasi AS September 2025.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya