Berita

Pendiri Binance, Changpeng Zhao (Foto: Reuters)

Bisnis

Donald Trump Ampuni Pendiri Binance Changpeng Zhao

JUMAT, 24 OKTOBER 2025 | 07:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan pengampunan kepada pendiri Binance, Changpeng Zhao (CZ), yang sebelumnya mengaku bersalah atas tuduhan pencucian uang pada 2023. 

Pengumuman ini disampaikan Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, pada Kamis malam, 23 Oktober 2025, waktu setempat. “Presiden menjalankan kewenangan konstitusionalnya dengan memberikan pengampunan kepada Tuan Zhao, yang dituntut oleh pemerintahan Biden dalam perang mereka melawan mata uang kripto,” ujarnya, dikutip dari CNN.

Keputusan ini disebut sebagai hasil dari kampanye lobi panjang Binance untuk memulihkan reputasi CZ dan membuka peluang bagi perusahaan itu beroperasi kembali di Amerika Serikat.


Trump, yang dulu skeptis terhadap aset digital, kini menjadi pendukung besar industri kripto. Dalam kampanye pemilihannya kembali, ia berjanji menjadikan Amerika Serikat sebagai “ibu kota kripto di planet ini.”

Keluarga Trump diketahui memiliki hubungan bisnis langsung dengan Binance melalui perusahaan kripto mereka, World Liberty Financial, yang dihosting di platform tersebut. Token milik perusahaan ini telah menghasilkan ratusan juta dolar AS bagi keluarga Trump.

Menurut Wall Street Journal, kekayaan kertas keluarga Trump melonjak lebih dari 5 miliar Dolar AS berkat bisnis kripto tersebut -- melampaui nilai aset properti mereka. Selain itu, perusahaan investasi asal Uni Emirat Arab, MGX, juga menanamkan 2 miliar dolar AS menggunakan stablecoin milik World Liberty Financial di Binance.

Menanggapi kritik Partai Demokrat yang menuding pengampunan ini sarat konflik kepentingan, Leavitt menegaskan Gedung Putih telah “memeriksa dengan sangat teliti setiap permohonan pengampunan yang sampai ke meja presiden.”

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya