Berita

Roy Suryo di Gedung DPD, Kamis, 23 Oktober 2025. (Foto: YouTube Kompas TV)

Politik

Roy Suryo:

Tidak Boleh Si Asam Sulfat Meracuni Republik Indonesia

JUMAT, 24 OKTOBER 2025 | 01:41 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Gonjang ganjing mengenai dugaan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terus menggelinding hingga gedung rakyat di Senayan, Jakarta.  

Para penuntut ijazah palsu Jokowi dan Gibran yakni Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Tifauzia Tyassuma (Dr Tifa) bersama tim hukum telah melakukan audiensi dengan pimpinan DPD, Tamsil Linrung di Gedung DPD, Kamis, 23 Oktober 2025. 

“Kami sudah direspons dengan sangat baik oleh salah satunya kami pernah diterima oleh salah satu fraksi di DPR yaitu Fraksi PKS, kami hari ini diterima oleh Wakil Ketua DPD Bapak Tamsil Linrung,” ucap Roy Suryo.


“Dan juga kami telah bersurat ke Komis X dan Komisi III (DPR) dan kami juga menunggu perkembangannya, karena yang kami laporkan adalah dua hal. Yang pertama kami bukukan secara ilmiah, jadi kami RRT (Roy Rismon Tifa) telah membukukan Jokowi's White Paper, itu jelas-jelas sudah final bahwa ijazah Jokowi 99,9 persen palsu,” tambahnya.

Lantas mantan Menpora ini menyebut bahwa Republik Indonesia harus dijauhkan oleh hal-hal yang bersifat meracuni atau toxic. 

“Salah satu zat yang meracuni adalah asam sulfat, jadi nggak boleh orang bersifat asam sulfat kayak begini (sambil menunjuk baju bergambar Gibran). Jadi nggak boleh si asam sulfat ini meracuni Republik Indonesia,” pungkasnya.     


Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya