Berita

Menteri Sosial sekaligus Sekjen PBNU, Saifullah Yusuf. (Foto: Dok. Kemensos)

Politik

Gus Ipul: Ditjen Pesantren Kado Presiden di Hari Santri

KAMIS, 23 OKTOBER 2025 | 16:29 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren adalah kado istimewa Presiden Prabowo Subianto untuk seluruh santri Indonesia yang tengah merayakan Hari Santri Nasional 2025.

“Sebagai santri, saya menyampaikan rasa hormat dan apresiasi kepada Bapak Presiden Prabowo karena menginisiasi lahirnya Direktorat Jenderal Pesantren. Ini adalah kado dari presiden,” kata Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Sekjen PBNU), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 23 Oktober 2025.

Gus Ipul yang juga menjabat Menteri Sosial ini menilai, langkah Presiden Prabowo menandai babak baru dalam kebijakan nasional terhadap dunia pesantren. Ditjen Pesantren tidak hanya menjadi institusi administratif, melainkan simbol pengakuan negara atas peran pesantren dalam membentuk karakter, moral, dan kemandirian bangsa.


"Negara kini hadir lebih dekat ke pesantren, memberikan dukungan struktural, anggaran, dan kebijakan berkelanjutan,” kata Gus Ipul.

Keberadaan Ditjen Pesantren juga sejalan dengan semangat Hari Santri yang berpijak pada nilai perjuangan dan pengabdian. Sejak Resolusi Jihad 22 Oktober 1945, para santri telah membuktikan bahwa cinta tanah air adalah bagian dari iman.

“Santri adalah penjaga akhlak bangsa, benteng moral di tengah zaman yang sering kehilangan arah. Mereka membangun negeri bukan dengan kebencian, tapi dengan kasih dan ilmu,” pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya