Berita

Working Luncheon Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa di Istana Merdeka Jakarta (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Dunia

Prabowo Ajak Ramaphosa Perkuat Hubungan Sesama Anggota BRICS

RABU, 22 OKTOBER 2025 | 12:31 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto mengajak Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa untuk memperkuat hubungan bilateral antara kedua negara, khususnya dalam kerangka kerja sama negara-negara anggota BRICS. 

Ajakan tersebut disampaikan Prabowo dalam pertemuan bilateral sekaligus working luncheon di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu siang, 22 Oktober 2025.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan rasa hormat dan kekagumannya terhadap perjuangan rakyat Afrika Selatan dalam memperjuangkan kebebasan dan demokrasi. 


“Kami mengagumi kekuatan dan perjuangan Anda untuk kebebasan dan demokrasi. Kami ingin memperkuat dan meningkatkan hubungan ini, karena kita berdua adalah negara besar di selatan,” ujar Prabowo.

Kepala Negara menegaskan, keanggotaan bersama dalam BRICS membuka peluang besar bagi Indonesia dan Afrika Selatan untuk memperluas kerja sama ekonomi, politik, dan sosial.

“Kami bergabung dengan BRICS dan kami ingin melihat hubungan yang lebih erat. Kami menganggap Afrika Selatan sebagai mitra strategis di Afrika,” lanjutnya.

Prabowo juga menyampaikan pandangannya mengenai potensi besar Afrika sebagai benua yang tengah berkembang pesat. Menurutnya, masa depan ekonomi dunia akan banyak ditentukan oleh negara-negara di kawasan selatan. 

“Anda adalah pemimpin yang hebat di Afrika dan saya yakin Afrika adalah masa depan ekonomi yang sedang berkembang dan benua yang sedang berkembang,” kata Prabowo.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan strategis antara Jakarta dan Pretoria, baik dalam bidang perdagangan, investasi, energi, maupun pembangunan berkelanjutan.

“Sekali lagi, selamat datang dan semoga ini menjadi awal dari hubungan yang lebih kuat antara Afrika Selatan dan Indonesia,” tutup Presiden Prabowo sebelum mempersilakan Ramaphosa untuk memberikan sambutan balasan.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

UPDATE

Gara-gara KUHAP Baru, KPK Tak Bisa Perpanjang Pencegahan Fuad Hasan Masyhur

Jumat, 20 Februari 2026 | 18:04

Patroli Malam Cegah Perang Sarung

Jumat, 20 Februari 2026 | 17:47

KPK Bakal Serahkan Hasil Telaah Laporan Gratifikasi TCL

Jumat, 20 Februari 2026 | 17:20

Revitalisasi Taman Semanggi Telan Rp134 Miliar Tanpa Gunakan APBD

Jumat, 20 Februari 2026 | 17:12

Iran Surati PBB, Ancam Serang Aset Militer AS Jika Trump Lancarkan Perang

Jumat, 20 Februari 2026 | 17:03

Gibran Ajak Ormas Islam Berperan Kawal Pembangunan

Jumat, 20 Februari 2026 | 17:02

IPC TPK Optimalkan Layanan Antisipasi Lonjakan Arus Barang Ramadan

Jumat, 20 Februari 2026 | 16:54

Kasus Bundir Anak Berulang, Pemerintah Dituntut Evaluasi Sistem Perlindungan

Jumat, 20 Februari 2026 | 16:47

Pansus DPRD Kota Bogor Bahas Raperda Baru Administrasi Kependudukan

Jumat, 20 Februari 2026 | 16:45

7 Manfaat Puasa untuk Kesehatan Tubuh dan Mental

Jumat, 20 Februari 2026 | 16:41

Selengkapnya