Berita

Seorang prajurit TNI Angkatan Laut (AL) diduga telah memukul seorang pengemudi ojek online (ojol) di kawasan Jalan Letjen S Parman, Jakarta Barat (Jakbar). (Foto: Instagram @cetul_22)

Pertahanan

Prajurit TNI AL Diduga Pukul Driver Ojol Viral di Medsos

SELASA, 21 OKTOBER 2025 | 23:19 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Viral di media sosial menampilkan video seorang prajurit TNI Angkatan Laut (AL) diduga telah memukul seorang pengemudi ojek online (ojol) di kawasan Jalan Letjen S Parman, Jakarta Barat (Jakbar).

Peristiwa ini terekam di akun Instagram @cetul_22. Dalam narasinya, pengemudi ojol menceritakan jika prajurit TNI AL itu awalnya melaju di jalur kanan jalan, lalu mepet motor korban hingga hampir jatuh.

Prajurit itu diduga merasa tidak terima, karena diklakson akibat memotong jalan ojol.


Setelah itu, keduanya berhenti di pinggir jalan dan terlibat cekcok, terlihat prajurit itu langsung menghampiri ojol tersebut dan memukulnya.

“Gak usah marah-marah lah, tolong Ndan dicari nih. Mau digebukin sama dia nih,” ujar ojol dalam video tersebut.

Menyikapi peristiwa ini, TNI AL melalui Kepala Dinas Penerangan Laut (Kadispenal), Laksamana Pertama TNI Tunggul membenarkan jika prajurit tersebut bernama Serka OTB yang berdinas Lembaga Farmasi TNI Angkatan Laut (Lafial).

"Menanggapi terkait insiden anggota TNI AL dengan driver ojol adalah benar, bahwa yang bersangkutan adalah anggota TNI AL bernama Serka OTB yang berdinas di Lafial," kata Tunggul dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta pada Selasa, 21 Oktober 2025 

Kini, Serka OTB tengah menjalani pemeriksaan di Puspomal. Jika terbukti bersalah, Serka OTB akan dijatuhkan sanksi sesuai aturan yang berlaku.

"Yang bersangkutan (Serka OTB) dalam proses dimintai keterangan dan akan ditindaklanjuti sesuai dengan hukum yang berlaku apabila terbukti melakukan pelanggaran," pungkas Tunggul.


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya