Berita

Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco di Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu 16 Juli 2025. (Foto: ANTARA FOTO)

Politik

2 Persen Masyarakat Sangat Puas Gibran Mendampingi Prabowo

SELASA, 21 OKTOBER 2025 | 18:05 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan rendahnya tingkat kepuasan publik terhadap keberadaan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam mendampingi Presiden Prabowo Subianto memimpin pemerintahan satu tahun terakhir.

"Dari sisi angka cenderung rendah, gabungan tren kepuasan hanya berada di angka 29% sementara menyatakan cukup 34%," kata Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah dikutip dari materi paparan rilis survei, Selasa, 21 Oktober 2025.

Angka 29% tingkat kepuasan terhadap Gibran merupakan gabungan dari 2% responden yang menjawab sangat puas dan 27% menjawab puas. Sedangkan 32% responden menjawab tidak puas dan 5% sangat tidak puas.


Persentase jawaban didapat setelah responden disodorkan pertanyaan, "Secara umum, apakah bapak/ibu sangat puas, puas, cukup, tidak puas atau sangat tidak puas dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka?

"Pertanyaan ini tidak dalam kapasitas menguji persepsi publik pada kinerja wakil presiden mengingat dalam tata kelola pemerintahan tidak memiliki kewenangan yang melekat atas jabatannya, kecuali karena tugas konstitusional yang diberikan oleh presiden," tambahnya.

Survei terbaru IPO ini dilakukan pada 9-17 Oktober 2025 melibatkan 1.200 responden. Survei bertajuk "Satu Tahun Pemerintahan: Evaluasi dan Catatan Publik" ini menggunakan metode stratified multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen, dan margin of error ±2,9 persen.

IPO menetapkan primary sampling unit pada sejumlah kelurahan/desa di seluruh Indonesia yang dipilih secara proporsional. Dari setiap kelurahan/desa, dipilih secara acak lima rukun tetangga (RT), lalu dipilih dua keluarga dari masing-masing RT, dan satu responden dari setiap keluarga. 

Responden dipilih secara acak menggunakan random kish grid paper dengan komposisi laki-laki dan perempuan seimbang (50:50), serta memenuhi kriteria usia minimal 17 tahun atau sudah menikah.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya