Berita

Menkop Ferry Juliantono dalam paparan singkatnya pada acara Town Hall Meeting Satu Tahun Kemenko Pangan dengan tema "Setahun Bekerja, Pangan Swasembada, Negara Berdaya" di Ballroom Graha Mandiri, Selasa, 21 Oktober 2025. (Foto: Kemenkop)

Bisnis

Operasionalisasi 80 Ribu Kopdes Ditargetkan Tuntas Maret 2026

SELASA, 21 OKTOBER 2025 | 16:16 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sebanyak 80.000 unit Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih yang telah terbentuk legalitasnya dapat beroperasi penuh pada Maret 2026. Target ini ditegaskan Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono berdasarkan hasil Rapat Terbatas (Ratas) dengan Presiden Prabowo Subianto beberapa waktu lalu.

Ferry menjelaskan Presiden Prabowo ingin operasionalisasi Kopdes/Kel Merah Putih ini dapat dilakukan secepatnya, namun karena belum seluruh Kopdes/Kel Merah Putih memiliki gudang/gerai dan sarana-prasarana pendukungnya, maka tahapan sebelum dioperasikan perlu dipercepat pembangunan aset fisik tersebut.

"Maret 2026 kita harapkan seluruh gerai dan gudang selesai dibangun, Insya Allah Maret 2026 target operasi Kopdes/Kel Merah Putih bisa berjalan dengan baik," kata Menkop Ferry Juliantono dalam paparan singkatnya pada acara Town Hall Meeting Satu Tahun Kemenko Pangan dengan tema "Setahun Bekerja, Pangan Swasembada, Negara Berdaya" di Ballroom Graha Mandiri, Selasa, 21 Oktober 2025.


Hadir dalam acara tersebut Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri ATR/ BPN Nusron Wahid, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya dan sejumlah Menteri/ Wakil Menteri dan Kepala Badan/ Wakil Kepala Badan Kabinet Merah Putih.

Menkop menambahkan bahwa saat ini tim Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pembentukan 80.000 Kopdes/ Kel Merah Putih bekerja ekstra keras untuk mewujudkan target tersebut. 

Kementerian/ Lembaga yang dikoordinasikan oleh Menko Pangan Zulkifli Hasan terus berpacu dengan waktu sehingga harapan Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di desa melalui Program Kopdes/Kel Merah Putih dapat segera tercapai.

Sebagai langkah percepatan proses pembangunan aset fisik berupa gerai dan gudang Kopdes/Kel Merah Putih, seluruh tim di Satgas dan juga koordinator wilayah diberdayakan untuk memetakan tanah-tanah idle di setiap desa untuk didirikan bangunan tersebut. Kemudian untuk pembangunan aset hingga modal kerja, akan dikucurkan plafon pinjaman hingga Rp3 miliar untuk setiap Kopdes/Kel Merah Putih.

"Kita sekarang sudah mulai menginventarisir data tanah, asumsinya sekarang per hari bisa kita dapatkan minimal seribu titik tanah di desa-desa. Pokoknya begitu ada titik tanahnya, langsung dibangun (gerai dan gudang)," ujar Menkop.

Selain itu, Kementerian Koperasi telah menurunkan Business Assistant dan juga Project Manager Officer (PMO) yang akan bertanggung jawab terhadap 10 Kopdes di setiap wilayah. Tugas mereka akan dioptimalkan untuk mendukung operasionalisasi Kopdes/Kel Merah Putih dapat berjalan dengan baik khususnya setelah efektif beroperasi. 

Melalui dukungan penuh lintas K/L dan stakeholder terkait lainnya, Menkop Ferry optimistis ambisi besar Presiden Prabowo untuk mengembalikan sistem ekonomi masyarakat berbasis gotong royong melalui Kopdes/Kel Merah Putih akan tercapai secepatnya

“Semangat kolaborasi lintas kementerian, terutama dengan Pak Menko (Zulkifli Hasan), membuat semuanya yang tadinya dinilai sulit dan berat akan menjadi lebih mudah,” tutup Menkop.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya