Berita

Ketua FBJ Budi Siswanto. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Ini Lima Calon Potensial Sekda DKI Versi FBJ

SELASA, 21 OKTOBER 2025 | 15:51 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Forum Bersama Jakarta (FBJ) menilai ada lima pejabat Eselon II Pemprov DKI Jakarta yang memiliki bintang terang untuk menggantikan Sekda Marullah Matali yang pensiun pada November 2025.

“Ada sekitar 18 sampai 20 orang yang memenuhi syarat untuk menggantikan jabatan Sekda DKI yang merupakan Eselon 1A. Tapi setelah dicermati dengan seksama hanya ada lima pejabat Eselon 2A yang sangat pas menduduki posisi penting ini,” kata Ketua FBJ Budi Siswanto usai menghadiri kegiatan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Jakarta Timur, Selasa 21 Oktober 2025.

Aktivis yang akrab disapa Busis ini menjabarkan, lima pejabat tersebut terdiri dari tiga walikota dan dua asisten. Mereka adalah Asisten Kesra DKI Ali Maulana Hakim, Asisten Pemerintahan DKI Sigit Wijatmoko, Walikota Jaktim Munjirin, Walikota Jakpus Arifin, dan Walikota Jakbar Uus Kuswanto.


Meski begitu, kata Busis, hingga saat ini belum ada sinyal yang jelas dari Pramono Anung terhadap sosok yang paling diharapkan menggantikan Marullah. 

“Selama ini Pak Pram belum berikan sinyal, bahkan para Stafsus Gubernur juga betul-betul belum tahu siapa sosok yang paling diinginkan oleh Gubernur,” kata Busis.

Dari kelima sosok potensial tersebut, sambung Busis, setelah ditimbang-timbang lagi harus punya pengalaman pamong dan sifat luwes yang dapat diterima kalangan legislatif, Kemendagri, aktivis perkotaan, dan dukungan dari bawah. 

Adapun pengalaman pamong seperti pernah menjadi Lurah, Camat, maupun Walikota, menjadi nilai tambah tersendiri karena banyak terlibat dalam kepemimpinan yang berhubungan langsung dengan masyarakat.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya