Berita

Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno (Foto: RMOL?Faisal Aristama)

Politik

MPR Sambut Rencana Prabowo Wajibkan Pejabat Gunakan Mobil Maung

SELASA, 21 OKTOBER 2025 | 14:50 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pimpinan MPR RI menyambut baik arahan Presiden Prabowo Subianto kepada para pejabat negara termasuk menteri di Kabinet Merah Putih yang akan menggunakan mobil Maung untuk bertugas. Menurut Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno, arahan Kepala Negara tersebut sangat baik. terlebih, mobil Maung merupakan produksi dalam negeri.

"Kami menyambut gembira, karena memang kalau kita lihat dari era ke era, para menteri di kabinet itu menggunakan mobil-mobil yang memang buatan luar negeri. Nah sekarang kalau kita menggunakan produksi dalam negeri, saya kira itu merupakan suatu usulan yang sangat baik," kata Eddy kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 21 Oktober 2025. 

Wakil Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) itu justru berharap agar apa yang dilakukan oleh para pejabat negara bisa dicontoh oleh rakyat. Dengan adanya arahan tersebut dari seorang Presiden maka nantinya mobil hasil produksi PT Pindad itu bisa laku di pasaran.


"Yang kebanggaan itu mudah-mudahan bisa tertular kepada sesama masyarakat yang kemudian nanti juga mau menggunakan Maung," kata Eddy.

Eddy juga berharap, siapa pun, menteri atau pejabat negara, harus merasa bangga apabila nantinya sudah menunggangi mobil Maung. Sebab, kata dia, nantinya tidak akan ada perbedaan kendaraan yang digunakan antara seorang Presiden dengan Menteri.

"Nah, ini mungkin adalah salah satu dari kebijakan Presiden kita yang sangat egaliter. Bapak Presiden ingin seluruh pejabat negara menggunakan produk dalam negeri," pungkasnya. 

Sebelumnya, Presiden Prabowo  mengumumkan bahwa Indonesia akan memiliki mobil buatan dalam negeri dalam waktu 3 tahun mendatang. Ia menegaskan bahwa para pejabat negara dan perwira TNI kini telah mulai menggunakan jeep produksi nasional sebagai bentuk kebanggaan atas karya anak bangsa.

“Jadi sekarang pejabat-pejabat kita, perwira-perwira kita bangga kita tidak pakai jeep buatan negara lain. Kita pakai jeep buatan Indonesia sendiri,” ujarnya saat memberikan arahan di sidang kabinet paripurna setahun pemerintahannya, di Istana Negara, Jakarta, Senin 20 Oktober 2025. 

“Komandan pasukan kita, kalau naik kendaraan pimpin pasukan, dia bangga dia pakai jeep buatan Indonesia. Presidenmu pakai jeep buatan Indonesia,” lanjut Prabowo.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya