Berita

Huawei Nova Flip S (Foto: GSM Arena)

Tekno

Segini Harga Ponsel Lipat Murah Huawei Nova Flip S

SELASA, 21 OKTOBER 2025 | 13:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Produsen ponsel pintar Huawei resmi meluncurkan ponsel lipat terbarunya di China, Nova Flip S. 

Sesuai namanya, model ini merupakan versi penyempurnaan dari Nova Flip yang dirilis pada Agustus tahun lalu. Bedanya, Nova Flip S hadir dengan pilihan warna baru dan harga yang lebih terjangkau.

Dikutip dari GSM Arena, Selasa 21 Oktober 2025, ponsel ini tersedia dalam enam warna baru, Feather Black, White, Azure Blue, Green, Soft Pink, dan Star Black.


Di dapur pacu, Huawei membekali Nova Flip S dengan chip seri Kirin 8 yang belum disebutkan secara resmi, namun rumor menyebutkan kemungkinan besar adalah Kirin 8030. Sebagai perbandingan, model sebelumnya menggunakan Kirin 8000.

Spesifikasi lain hampir sama dengan Nova Flip standar. Nova Flip S memiliki layar luar OLED 2,14 inci dan layar utama LTPO OLED 6,94 inci (FHD+, refresh rate 1-120Hz). Kapasitas baterainya 4.400mAh dengan pengisian cepat 66W.

Untuk urusan fotografi, ponsel ini dibekali kamera utama 50MP dengan sensor RYYB 1/1,56 inci dan aperture f/1.9, dipadukan dengan kamera ultra-wide 8MP dan kamera depan 32MP.

Huawei Nova Flip S menjalankan sistem operasi HarmonyOS 5.1. Harga awal pre-order dibanderol 3.388 Yuan atau sekitar Rp7,6 juta untuk varian 8GB RAM dan 256GB penyimpanan. Ini menjadikannya sebagai salah satu ponsel lipat paling murah di China.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya