Berita

Menteri Agama Nasaruddin Umar di Acara Pesantren Award 2025, Senin 20 Oktober 2025 (Foto: Kemenag)

Nusantara

Menag: Pesantren adalah Penggerak Perubahan Sosial

SELASA, 21 OKTOBER 2025 | 09:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Para santri dan pesantren di seluruh Indonesia diharapkan dapat menjadi pelopor transformasi sosial di tengah masyarakat. 

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menekankan, pesantren memiliki posisi strategis dalam membangun peradaban bangsa. Nilai-nilai yang diajarkan di pesantren seperti keikhlasan, kesederhanaan, dan cinta tanah air merupakan fondasi penting dalam membentuk masyarakat yang berkarakter dan berkeadaban.

“Pesantren bukan hanya tempat belajar agama, tetapi juga pusat pembentukan karakter dan penggerak perubahan sosial. Santri dan pesantren harus mampu menjadi motor penggerak masyarakat menuju kehidupan yang lebih maju dan berkeadilan,” ujar Menag dalam acara  Pesantren Award 2025 yang digelar oleh Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Senin malam 20 Oktober 2025.


Menag juga menegaskan bahwa dunia pesantren kini harus adaptif terhadap perkembangan zaman, termasuk dalam bidang teknologi, ekonomi, dan sosial kemasyarakatan, tanpa meninggalkan akar tradisinya.

“Pesantren memiliki kekuatan besar, karena di dalamnya tumbuh nilai-nilai kebersamaan dan kemandirian. Kekuatan inilah yang harus terus dijaga dan dikembangkan agar pesantren mampu menjadi agen transformasi sosial di era modern,” lanjutnya.

Melalui Pesantren Award 2025, Kemenag memberikan penghargaan kepada pihak-pihak yang dinilai telah memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan dunia pesantren dan masyarakat sekitar. Tahun ini, Pesantren Award memberikan apresiasi dalam beberapa kategori, antara lain Santri Inspiratif, Pesantren Transformatif, Kepala Daerah Sahabat Santri, dan Pelayanan Pesantren Berdedikasi Tinggi. 

Pengumuman pemenang Pesantren Award 2025 digelar di Gedung Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin malam.

Penerima Pesantren Award 2025 untuk Kategori Gubernur diberikan kepada Gubernur Jawa Timur,  Gubernur Sumatera Selatan dan Gubernur Aceh. Untuk Kategori Bupati diberikan kepada Bupati Sumedang Jawa Barat, Bupati Kendal Jawa Tengah dan Bupati Bantaeng Sulawesi Selatan
 
Sementara Kategori Pesantren Transformatif diberikan kepada; Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Situbondo, Jawa Timur, Pondok Pesantren Sunan Pandanaran, Sleman, DIY, serta Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah, Garut, Jawa Barat. 

Untuk Kategori Santri Inspiratif diberikan kepada  Khoirul Adib, santri Pondok Pesantren Darul Ilmi, Meteseh, Semarang, Qotrotun Nadia, santriwati Pondok Pesantren Fadlun Minalloh, Bantul, serta  Tsuroyyah Hamidah, santriwati Pondok Pesantren Sunan Drajat, Lamongan. 

Menag berharap penghargaan ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi semangat baru bagi seluruh pesantren untuk terus berinovasi dan berkontribusi bagi bangsa.

“Kita ingin pesantren terus menjadi pusat peradaban yang melahirkan generasi berilmu, berakhlak, dan berdaya saing global,” tutupnya. 

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya