Berita

Ilustrasi (Foto: Artificial Intelligence)

Bisnis

Emas Melonjak Lebih dari 2 Persen Didukung Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga AS

SELASA, 21 OKTOBER 2025 | 07:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

RMOL. Harga emas dunia di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange melambung lebih dari 2 persen. Kenaikan ini didorong ekspektasi pemangkasan suku bunga lanjutan oleh Federal Reserve serta permintaan tinggi terhadap aset safe-haven menjelang pembicaraan dagang Amerika-China dan rilis data inflasi AS pekan ini.

Krisis politik di Washington juga menjadi faktor pendukung. Pemerintah AS memasuki hari ke-20 penutupan (shutdown), Senin, setelah Senat gagal mencapai kesepakatan untuk kesepuluh kalinya pekan lalu. Kondisi ini menyebabkan penundaan rilis sejumlah data ekonomi penting, termasuk indeks harga konsumen (CPI) yang dijadwalkan baru akan diumumkan Jumat pekan ini.

Penundaan data ekonomi tersebut menciptakan kekosongan informasi bagi pelaku pasar dan pembuat kebijakan menjelang rapat kebijakan moneter the Fed pekan depan.


Dikutip dari Reuters, Emas spot melonjak 2,3 persen menjadi 4.346,39 Dolar AS per ons pada penutupan perdagangan Senin 20 Oktober 2025. Sementara emas berjangka Amerika Serikat untuk kontrak pengiriman Desember ditutup melejit 3,5 persen ke posisi 4.359,40 Dolar AS per ons. 

Sebelumnya, emas sempat menembus rekor tertinggi 4.378,69 Dolar AS per ons, pada akhir ekan kemarin 

Harga perak spot juga naik 0,6 persen menjadi 52,17 Dolar AS per ons, setelah pada Jumat lalu anjlok 4,4 persen usai mencapai rekor 54,47 Dolar AS per ons.

Komoditas logam mulia lainnya juga menguat, dengan platinum melonjak 1,9 persen ke posisi 1.640,90 Dolar AS per ons dan paladium melejit 1,5 persen menjadi 1.496,59 Dolar AS.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya