Berita

Presiden Prabowo Subianto-Wapres Gibran Rakabuming Raka.(Foto: Facebook Prabowo Subianto)

Politik

Satu Tahun Prabowo-Gibran

Cipayung Plus Soroti Penegakan Supremasi Sipil

SENIN, 20 OKTOBER 2025 | 15:13 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kelompok Cipayung Plus menyoroti kedudukan sipil serta reformasi berkeadilan saat merespons satu tahun pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (Hikmahbudhi) Candra Aditya mendorong pemerintah tegas  menempatkan kedudukan sipil di pos-pos jabatan strategis sebagai sumber kekuatan dari hasil semangat reformasi 1998.

"Perlu reformasi berkeadilan untuk seluruh institusi yang ada, seperti reformasi birokrasi dan DPR," kata Candra dalam keterangan resmi yang diterima Senin 20 Oktober 2025.


Sementara Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Riyan Betra Delza menambahkan, adanya dinamika kebangsaan yakni kerusuhan 25 Agustus 2025 sampai awal September 2025 menjadi alarm penting bagi sektor keamanan Indonesia.

“Pemerintah perlu memperkuat Polri sebagai institusi utama untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat,” kata Riyan.

Sedangkan Ketua Umum Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Muhammad Asrul melanjutkan, momen satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran bisa dijadikan sebagai upaya memperkuat kedaulatan negara dan memperkokoh kemampuan diri dalam berbagai aspek kehidupan yang nantinya berdampak kepada aspek sosial, ekonomi, budaya, hingga politik.

“Dengan masyarakat sipil yang aktif, kritis, dan mandiri, negara dapat menghadapi berbagai tantangan baik dari dalam maupun luar negeri secara lebih efektif,” ujar  Asrul.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya