Berita

Final Denmark Open 2025 antara Fajar/Fikri melawan Hoki/Kobayashi. (Foto: BWF)

Olahraga

Denmark Open 2025: Fajar/Fikri Tumbang di Final

MINGGU, 19 OKTOBER 2025 | 21:58 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Sohibul Fikri harus puas menjadi runner up di turnamen bulutangkis Denmark Open 2025.

Fajar/Fikri takluk dari pasangan Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi dengan tiga set. Set pertama berlangsung cukup alot di mana pada interval pertama skor 10-11 untuk duet Hoki/Kobayashi. Usai interval, Fajar/Fikri sempat tertinggal hingga 11-16, namun berhasil mendekat dengan poin 18-19 meski harus kalah dengan skor 18-21.

Duet yang dipasangkan sejak Juli 2025 ini memulai set kedua dengan cukup buruk, tertinggal 1-6. Meski sempat tertinggal, skor interval set kedua berhasil didekatkan dengan 8-11.


Pasca interval, poin cukup ketat, hingga pasangan Indonesia dengan peringkat 34 dunia ini mengakhiri game kedua dengan kemenangan 21-15.

Game ketiga dimulai Fajar/Fikri dengan mengesankan hingga unggul 5-1. Ketenangan juara China Open 2025 ini membuat unggul di interval dengan skor 11-9.

Namun setelah interval, Hoki/Kobayashi berusaha bangkit. Kesalahan demi kesalahan Fajar/Fikri mampu dimanfaatkan dengan baik oleh ganda Jepang peringkat 10 dunia itu.

Hoki/Kobayashi terus mendominasi sampai poin 19-16. Indonesia berusaha bangkit hingga mampu menyamai kedudukan menjadi 19-19. Namun di poin kritis tersebut, flick service Fajar justru disambar Kobayashi dan tak mampu dikembalikan Fikri.

Indonesia harus mengaku kemenangan Jepang saat Fikri gagal mengembalikan service Hoki. Skor berakhir 19-21 untuk kemenangan Jepang.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya