Berita

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka.

Politik

Kinerja Prabowo Lebih Memuaskan Dibanding Gibran

MINGGU, 19 OKTOBER 2025 | 18:42 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Masyarakat menyatakan lebih puas terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto dibanding Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka selama setahun menjabat.

Hal itu merupakan hasil survei yang dilakukan Lembaga Survei Nasional Poltracking Indonesia bertajuk "Evaluasi 1 Tahun Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran".

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda Rasyid mengungkap, publik yang puas terhadap kerja Presiden Prabowo ada 78,3 persen, sementara yang puas terhadap kinerja wakilnya, yakni Gibran hanya Rp71,4 persen.


"Tingkat kepuasan kepada Prabowo sebagai presiden adalah 78,3 persen. Ini angka psikologis yang terbilang tinggi karena di atas 70 persen, mendekati 80 persen," kata Hanta Yuda saat memaparkan hasil survei di akun YouTube Poltracking TV, Minggu, 19 Oktober 2025.

Sementara itu, masyarakat yang tidak puas dengan kinerja Gibran lebih tinggi dibanding Prabowo. Sebanyak 25,3 persen menyatakan tidak puas terhadap kinerja Gibran. Dan hanya sebesar 19,2 persen yang menyatakan tidak puas terhadap kinerja Prabowo.

Lebih rinci, masyarakat merasa puas dengan kinerja Prabowo karena dinilai sebagai pemimpin yang tegas, berani dan bertanggung jawab. Berkat kepemimpinan Prabowo, bantuan sosial kepada masyarakat dinilai bermanfaat. Prabowo juga dianggap dekat dengan rakyat dan membela kepentingan rakyat kecil.

"Kemudian penegakan hukum dan pemberantasan korupsi lebih baik dan program makan bergizi gratis. Jadi ini lima alasan tertinggi mengapa kinerja Prabowo diapresiasi," pungkas Hanta Yuda.

Survei ini digelar pada 3 sampai 10 Oktober 2025 melibatkan 1.220 responden. Metode survei ini menggunakan multistage random sampling dengan margin of error kurang lebih 2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya