Berita

PM Israel Benjamin Netanyahu (Foto:AP)

Dunia

Netanyahu Pastikan Maju Lagi di Pemilu 2026

MINGGU, 19 OKTOBER 2025 | 15:33 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan akan kembali mencalonkan diri dalam pemilu nasional pada November 2026. 

Pernyataan ini disampaikan Netanyahu dalam sebuah program di Channel 14 pada Sabtu waktu setempat, 18 Oktober 2025.

Ketika ditanya secara langsung apakah ia berniat mencalonkan diri kembali, Netanyahu menjawab tegas, “Ya.” Saat pembawa acara menanyakan apakah ia yakin akan menang, pemimpin veteran itu kembali menjawab singkat, “Ya.”


Netanyahu, yang memimpin Partai Likud, partai utama berhaluan kanan memegang rekor sebagai perdana menteri dengan masa jabatan terlama dalam sejarah Israel, dengan total lebih dari 18 tahun menjabat sejak pertama kali terpilih pada 1996.

Dalam pemilu terakhir, Likud memperoleh 32 kursi di Knesset. Koalisinya bersama partai ultra-Ortodoks mengamankan 18 kursi tambahan, sementara aliansi Religious Zionism meraih 14 kursi, sebuah pencapaian besar bagi blok sayap kanan.

Masa jabatan Netanyahu saat ini dimulai dengan kontroversi besar terkait rencana reformasi peradilan. Rencana tersebut memicu aksi protes besar-besaran yang berlangsung selama berbulan-bulan, dengan puluhan ribu warga Israel turun ke jalan hampir setiap hari.

Sejak serangan besar Hamas pada 7 Oktober 2023, Netanyahu juga menghadapi tekanan politik yang meningkat. Banyak keluarga sandera menilai pemerintah gagal menangani krisis tersebut. 

“Kami tidak melihat kemajuan nyata dalam pembebasan sandera. Pemerintah harus bertanggung jawab,” kata Liat Cohen, salah satu anggota keluarga sandera, dalam sebuah wawancara lokal.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya