Berita

Direktur Eksekutif Celios, Bhima Yudhistira. (Foto: Dok Pribadi)

Politik

Setahun Prabowo-Gibran

Kabinet Gemuk Masih Jadi Sorotan

MINGGU, 19 OKTOBER 2025 | 15:01 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Setahun berjalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, publik masih menyoroti Kabinet Merah Putih yang gemuk.

Hal tersebut merupakan hasil survei Center of Economic and Law Studies (Celios), yang dirilis secara daring dengan tajuk "Pembagian Rapor Kinerja 1 Tahun Prabowo-Gibran", pada Minggu, 19 Oktober 2025.

"Dalam satu tahun Prabowo-Gibran ini, disorot adalah masalah terkait dengan besarnya jumlah kabinet," ujar Direktur Eksekutif Celios, Bhima Yudhistira saat memberikan kata sambutan sebelum pemaparan hasil survei.


Dia menjelaskan, hasil survei Celios kali ini berbeda dengan survei terkait 100 hari kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran, yang lebih fokus mendorong adanya perbaikan struktur Kabinet Merah Putih.

"Secara spesifik respon saat itu adalah survei yang diisi oleh rekan-rekan dari jurnalis atau sifatnya adalah terbatas bagi teman-teman jurnalis, itu mengungkapkan ada beberapa saran atau rekomendasi menteri-menteri evaluasi, tapi juga menteri-menteri yang kinerjanya cukup baik," urainya.

Namun, Bhima menyatakan bahwa beberapa isu juga menjadi perhatian publik yang menjadi responden survei Celios kali ini. 

"Berganti-gantinya menteri, ada beberapa kali reshuffle, tapi juga secara struktural, masyarakat masih merasakan gap antara ekspektasi pada saat Pemilu 2024 dengan kebijakan-kebijakan di berbagai bidang sampai satu tahun ini," ucapnya.

"Kemudian juga banyak pihak yang melihat bahwa kinerja dari satu tahun Prabowo-Gibran, terutama yang disorot adalah terkait dengan situasi daya beli, lapangan kerja, kemudian kepastian hukum, investasi, ada juga yang menyoroti soal pemberantasan korupsi, kolusi, nepotisme. Ini yang menjadi catatan," demikian Bhima menambahkan.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

UPDATE

Board of Peace: Pergeseran Rational Choice ke Pragmatisme Politik

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:45

Ketua BEM UGM Dituduh LGBT Hingga Sering Nyewa LC

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:25

Kawasan Industri Jateng Motor Baru Transformasi Ekonomi Nasional

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:58

Ustaz Adi Hidayat Sambangi Markas Marinir

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:42

Ketua BEM UGM: Semakin Ditekan, Justru Kami Semakin Melawan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:26

Praktisi Hukum: Pasal 2 dan 3 UU Tipikor Bisa jadi Alat Kriminalisasi Pengusaha

Sabtu, 21 Februari 2026 | 02:06

PBNU dan Majelis Alumni IPNU Peroleh Wakaf Alquran di Bulan Ramadan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:45

Kejagung Tegaskan Hukuman Mati ABK di Kasus Narkoba sesuai Fakta Hukum

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:30

Mantan Danyon Sat 71.2 Kopassus Jabat Dandim 0509 Kabupaten Bekasi

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:15

KPK Bakal Kulik Dugaan Aliran Uang Suap Importasi ke Dirjen Bea Cukai

Sabtu, 21 Februari 2026 | 01:00

Selengkapnya