Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

BEI: Makin Banyak Investor Muda di Pasar Modal

SABTU, 18 OKTOBER 2025 | 13:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar modal Indonesia tidak hanya bertumbuh, tetapi juga mengalami pergeseran demografi yang menarik. Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan bahwa jumlah investor domestik kini nyaris menyentuh angka 19 juta Single Investor Identification (SID). Angka fantastis ini menandakan makin besarnya kesadaran masyarakat untuk berinvestasi.

"Hingga hari ini, jumlah investor pasar modal telah hampir mencapai 19 juta SID," ujar Direktur Utama BEI Iman Rachman, dalam sambutan di acara Opening Ceremony Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2025 di Gedung BEI, Jumat 17 Oktober 2025.

Ia pun menyampaikan rasa syukurnya. Dari total 19 juta SID, lebih dari 8 juta orang kini telah menjadi investor saham, suatu bukti nyata bahwa masyarakat tak lagi takut berinteraksi langsung dengan pasar saham.


Hal yang paling menarik dari lonjakan angka ini adalah komposisi pelakunya. Pertumbuhan investor terbesar, menurut Iman, datang dari kalangan muda, khususnya generasi di bawah 30 tahun.

“Pertumbuhan investor ini sebagian besar datang dari kalangan investor muda, khususnya generasi di bawah 30 tahun, yang menunjukkan bahwa generasi penerus kita mulai aktif dan percaya diri menapaki dunia investasi,” ujar Iman. 

Fenomena ini menunjukkan bahwa upaya literasi dan kemudahan akses investasi telah berhasil menjangkau Generasi Z dan Milenial, mengubah mereka dari sekadar nasabah bank menjadi investor aktif yang merencanakan masa depan keuangan. 

Selain lonjakan jumlah investor, pasar modal juga makin dipercaya sebagai sumber pendanaan. BEI mencatat, jumlah perusahaan yang sahamnya tercatat kini telah mencapai 950 perusahaan. Angka ini menunjukkan bahwa BEI semakin menjadi pilihan utama bagi banyak perusahaan, kecil maupun besar, untuk menghimpun dana dan berkembang. Bagi investor, hal ini berarti tersedianya lebih banyak pilihan investasi yang menarik untuk bertransaksi.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya