Berita

Jet tempur supersonik buatan Korea KF-21 di pameran ADEX 2025 yang digelar pada tanggal 17 Oktober 2025 di Bandara Seoul (Foto: Korean.net)

Dunia

Korsel Pamerkan Senjata Canggih Berbasis AI di ADEX 2025

SABTU, 18 OKTOBER 2025 | 12:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Korea Selatan kembali menggelar pameran senjata terbesar tahunannya, Seoul International Aerospace and Defense Exhibition (ADEX) 2025, pada Jumat, 17 Oktober 2025, dengan fokus pada teknologi tanpa awak dan kecerdasan buatan (AI).

Dikutip dari Reuters, Sabtu 18 Oktober 2025, sebanyak 600 perusahaan dari 35 negara ikut serta dalam ajang ini, yang dibuka dengan pertunjukan udara publik di pangkalan udara Seoul, termasuk penampilan jet tempur baru KF-21. Setelah itu, akan digelar pameran (Business Day) pada 20-24 Oktober 2025 di KINTEX, Kota Goyang.

Pemerintah Korea Selatan tengah meningkatkan kemampuan militernya. Presiden Lee Jae Myung sebelumnya mengumumkan kenaikan anggaran pertahanan sebesar 8,2 persen untuk 2026, menjadi sekitar 66,3 triliun Won (47,1 miliar Dolar AS), di tengah meningkatnya ketegangan kawasan dan ancaman dari Korea Utara.


Dalam ADEX kali ini, perusahaan pertahanan Hanwha Aerospace akan memamerkan howitzer K9 generasi baru yang dilengkapi sistem otomatis dan AI, serta L-PGW, drone bunuh diri yang mampu mengenali dan menghancurkan target secara mandiri.

Hanwha menegaskan bahwa sistem senjata berbasis AI dan tanpa awak akan membantu militer Korea Selatan menghadapi berkurangnya jumlah tentara akibat penurunan populasi.

Menteri Administrasi Program Akuisisi Pertahanan, Seok Jong-gun, mengatakan pemerintah juga fokus memperluas kerja sama ekspor senjata dengan negara seperti Amerika Serikat, Kanada, dan Arab Saudi, termasuk di sektor pembuatan kapal pertahanan.

“Kami akan berupaya masuk dalam rantai pasokan global melalui kolaborasi dengan AS,” ujar Seok.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya