Berita

Lion Parcel. (Foto: Dokumentasi Lion)

Bisnis

Lion Parcel Catat Pertumbuhan Dobel Digit Berkat Paket Jumbo

JUMAT, 17 OKTOBER 2025 | 22:56 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Perusahaan jasa ekspedisi Lion Parcel (PT Lion Express) mencatat peningkatan pengiriman paket di atas 10 kilogram secara dobel digit sepanjang paruh pertama 2025. 

“Lion Parcel mencatat adanya peningkatan dobel digit terhadap pengiriman paket dengan berat di atas 10 kg sepanjang Januari-Juni 2025," kata Chief Marketing Officer Lion Parcel, Kenny Kwanto dalam keterangan di Jakarta, pada Jumat 17 Oktober 2025.

Kenny menuturkan, peningkatan ini mencerminkan perubahan perilaku konsumen yang semakin banyak memanfaatkan layanan pengiriman untuk barang berukuran besar di tengah meningkatnya aktivitas belanja online dan kebutuhan logistik antarwilayah. 


“Kami memahami bahwa semakin banyak pelanggan yang mengandalkan jasa pengiriman untuk barang-barang berbobot besar, khususnya para pelaku usaha dan para seller," ujar Kenny.

Menyikapi tren tersebut, Kenny mengungkap bahwa pihaknya telah meluncurkan layanan baru bernama BIGPACK FAST, yang memungkinkan pengiriman paket berbobot mulai dari 10 kilogram dengan waktu tiba lebih cepat dibandingkan layanan reguler.

Menurutnya, layanan ini memanfaatkan jaringan distribusi luas Lion Parcel dan dukungan armada Lion Group agar pengiriman barang besar dapat dilakukan dengan efisien dengan ketepatan waktu.

BIGPACK FAST kini bisa diakses di lebih dari 7.000 mitra agen Lion Parcel di seluruh Indonesia. Layanan ini menawarkan waktu pengiriman 2–3 hari untuk berbagai jenis barang, termasuk komoditas umum maupun Dangerous Goods (DG) kelas 3, 6, dan 9.

Selain BIGPACK FAST, Lion Parcel juga memiliki beberapa lini layanan lain seperti BOSSPACK untuk pengiriman prioritas, JAGOPACK untuk pengiriman ekonomis, dan INTERPACK untuk kebutuhan pengiriman internasional.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya